suplemenGKI.com

Roma 12: 9-21

HIDUP DALAM KASIH YANG NYATA

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

1. Ayat 9 dan 21 : Dari seluruh detail nasihat praktis yang Paulus sampaikan kepada jemaat Roma, apakah inti dari seluruh nasihat tersebut? Hidup yang bagaimana yang harus dijalani oleh orang Kristen?

2. Dari seluruh nasihat yang ada, bagian mana yang sudah menjadi gaya hidup Anda saat ini? Tantangan apa yang Anda hadapi ketika mempraktikkan gaya hidup tersebut? Bagaimana Anda mengatasinya supaya gaya hidup tersebut tidak luntur?

3. Bagian mana pula yang paling sulit untuk Anda lakukan hingga hari ini? Mengapa Anda sulit melakukannya? Pikirkan dan renungkanlah, hal-hal apa saja yang mungkin terjadi ketika Anda tidak mempraktikkan nasihat Paulus tersebut?

4. Buatlah tekad di hadapan Tuhan hari ini dan bawa dalam doa serta perjuangkan dalam diri Anda hari ini dan seterusnya!

RENUNGAN

Paulus memberikan tuntunan praktis kepada jemaat Roma dan kepada kita bagaimana hidup sebagai orang Kristen dalam konteks berelasi dengan sesama. Sebab apa yang kita lakukan dan yang tidak kita lakukan berdasarkan nasihat-nasihat ini menjadi ukuran seberapa efektifkah hidup kita menjadi berkat, mendatangkan pengaruh yang positif bagi orang lain. Dan semua daftar yang Paulus berikan ini juga menjadi kajian apakah kita sungguh-sungguh berjuang untuk menjadi orang yang serupa dengan Kristus, sebab semua hal yang Paulus katakan di bagian ini tidak lain adalah gaya/cara hidup Kristus sendiri.

Pada intinya, orang Kristen adalah orang yang memiliki kasih Kristus dalam dirinya. Dan kasih Kristus itu sudah seharusnya terpancar keluar ketika ia berhubungan dengan sesamanya. Tidak mungkin orang yang menyebut dirinya memiliki kasih Kristus, tetapi ia menyimpan dendam kepada orang lain, gila hormat, malas-malasan bekerja, tidak peduli kepada orang yang berkekurangan, suka menghakimi dll. Paulus menegaskan bahwa ada orang-orang yang mempraktikkan kasih yang pura-pura. Itu bisa saja terjadi, tetapi suatu saat pasti akan teruji apakah kasih itu tulus atau hanya kedok. Sebaliknya, orang yang mempunyai kasih Kristus tidak akan mampu berpura-pura/menutupi kasih tersebut. Pasti akan terpancar keluar. Jadi kalau ada orang berkata memiliki kasih Kristus tetapi tidak ada hal yang menunjukkan bahwa benar demikian, maka mungkin ada kepura-puraan di dalamnya.

Dalam praktik kasih itu sendiri, Paulus menutup nasihatnya dengan mengingatkan agar kita waspada. Penghalang atau kendala untuk hidup dalam kasih Kristus adalah ketika kita kalah terhadap segala sesuatu yang jahat. Pada saat kita kalah dan menyerah terhadap yang jahat (amarah, dengki, malas, duka, dll), pada saat itulah kita gagal mempraktikkan kasih. Karena itu Paulus mendorong kita untuk terus menerus mengalahkan kejahatan dengan kebaikan, supaya cara/gaya hidup Kristiani kita tidak luntur tetapi makan kuat tertanam dalam diri kita dan makin kuat memberikan pengaruh yang positif bagi orang lain untuk hidup dengan cara yang sama.

Memiliki kasih Kristus atau tidak, dapat dengan mudah dilihat dari praktik hidup bersama orang lain, terutama ketika orang lain berubah menjadi tidak menyenangkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«