suplemenGKI.com

TETAP PERCAYA KEPADA TUHAN

Mazmur 25 : 1-9

 

PENGANTAR
Banyak orang sedang kebingungan menghadapi pergumulan. Sebagian orang bingung karena banyaknya jalan yang ditawarkan untuk menyelesaikan pergumulan yang dihadapi. Sedangkan sebagian lagi merasa putus asa karena merasa tidak ada lagi jalan keluar. Melalui  bacaan kita hari ini kita akan belajar dari pemazmur dalam menyelesaikan setiap masalah yang dihadapinya. 

PEMAHAMAN

  1. Seperti apa pergumulan yang di hadapi Pemazmur ?
  2. Bagaimana pemazmur mencari jalan keluar dari masalah yang dihadapinya ? ( ayat 1-4 )
  3. Bagaimana pemazmur tetap berharap kepada Tuhan ? ( ayat 5–9)

Mazmur 25 ini ditulis oleh Daud pada saat ia mengalami pergumulan hidup yang cukup berat. Ia menghadapi orang-orang yang membencinya (2), juga kesepian dan menderita (16), ia dalam kondisi terdesak (17), ia sengsara dan mengalami kesukaran karena dosa (18). Kondisi seperti ini ibarat pepatah sudah jatuh ketimpa tangga. Dan bila kita mengalami hal seperti yang dialami oleh Daud mungkin kita, akan mengeluh, marah kepada Tuhan dan putus asa.

Namun pemazmur tidak seperti itu. Di tengah-tengah pergumulan yang sangat berat pemazmur justru memilih untuk berdoa dan percaya kepada Tuhan. (ayat 1-2). Di sini pemazmur mau mempercayakan hidupnya kepada Allah, ia mau mengandalkan Allah agar hidupnya bermakna. Ia menaruh harapan dan kepercayaannya kepada Allah karena  berdasarkan pengalaman ternyata orang yang berharap kepada Allah tidak dipermalukan (3). Bahkan pemazmur meminta agar Tuhan yang menuntun di jalan-Nya (4-5) serta memohon supaya Tuhan memberikan rahmat dan kasih setia-Nya kepadanya. (ayat 6).

Pemazmur juga memohon ampun atas dosa-dosanya yang dilakukan pada masa mudanya (ayat 7), mungkin pada masa mudanya pemazmur banyak melakukan kesalahan, sehingga ia perlu memohon pengampunan kepada Tuhan agar dosanya dihapuskan. Namun diatas semuanya pemazmur percaya bahwa Tuhan itu adalah baik dan benar (ayat 8) yang menunjukkan jalan-Nya, membimbing orang, jalan-Nya adalah kasih setia dan kebenaran (9) sehingga membuat pemazmur dapat mengalami besarnya kasih setia dan rahmat Allah.

Dari sini kita dapat belajar bahwa dengan berdoa dan percaya kepada Tuhan yang penuh kasih setia maka Tuhan akan menolong kita dalam menghadapi persoalan kehidupan. Terpujilah Tuhan. 

REFLEKSI
Apakah anda pernah menghadapi pergumulan berat ? Bagaimana anda mencari jalan keluar ? Berserah dan percaya kepada Allah atau mencari jalan lain ? 

TEKADKU
 Ya Tuhan, mampukanlah saya tetap percaya kepada-Mu dalam menghadapi pergumulan hidup yang sulit. 

TINDAKANKU
Ketika menghadapi pergumulan, saya harus berdoa dan percaya kepada Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*