suplemenGKI.com

Bacaan: Mazmur 124

TUHAN YANG MEMBELAKU

 

PENGANTAR
Kalau kita tinggal di Surabaya, kata “Bonek” tidak asing bagi kita, bonek memiliki arti bondo nekad, modal yang utama adalah kenekadannya. Ada sebagian kecil dari orang-orang bonek melakukan hal-hal yang tidak baik,misalnya menerobos lampu lalu lintas, membuat jalan macet, naik di bak mobil pick up berlebihan dan bahkan ada yang gedor-gedor mobil orang lain. Mengapa mereka berani melalukan semuanya itu? Karena mereka melakukan bersama-sama atau dalam jumlah yang banyak, mereka menyakini bahwa dengan jumlah yang banyak mereka kuat dan saling membela satu dengan yang lain. Bagaimana kalau mereka jalan sendiri-sendiri? Apakah mereka berani melalukan hal yang anarkis? Tentu mereka tidak berani atau tidak akan melakukan hal tersebut, karena mereka merasa tidak ada kawan dan tidak ada yang membelanya.

PEMAHAMAN

Ay 1-3,      Apa yang dikatakan Daud tentang Tuhan terhadap umat-Nya?

Ay 4-5,      Apa yang telah Tuhan lakukan kepada umat pilihan-Nya?

Ay 6-7,      Apa yang Daud rasakan kalau Tuhan tidak membela umat-Nya?

Ay 8,         Apa yang Daud simpulkan dari pergumulannya dengan Tuhan?

                Daud melihat dan merasakan kebaikan Tuhan terhadap umat-Nya, bahkan ketika umat-Nya mengalami pergumulan yang berat, Tuhan tetap memihak atau membela umat-Nya. Daud juga menyadari bahwa sebagai seorang raja yang hidup di tengah-tengah bangsa yang tidak mengenal Tuhan tentu banyak musuhnya. Bahkan musuh itupun juga bisa dari dalam keluarganya sendiri yang tidak menginginkan Daud menjadi raja. Maka Daud menyadari bahwa manusia dapat bangkit menyerang/melawan dia, namun Daud percaya bahwa Tuhan yang menjadi pembelanya.

Daud mengetahui bahwa Tuhan pernah meluputkan bangsa Israel dari mara bahaya, ketika melewati laut Teberau maupun sungai Yordan. Kalau Tuhan tidak menyertai dan mengantar bangsa Israel dengan baik maka air laut maupun air sungai tersebut telah menelan habis umat pilihan-Nya.

Daud telah melihat bahwa Tuhan tidak menyerahkan umat-Nya untuk menjadi mangsa bagi bangsa lain, namun justru membebaskan umat-Nya dari cengkraman musuh-musuhnya. Bahkan Tuhan juga melepaskan bangsa Israel dari perangkap atau jebakan musuh-musuhnya.

Daud menyadari benar bahwa yang menolong umat-Nya adalah Tuhan sendiri, Tuhan yang menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya. Kesadaran bahwa Tuhan yang menolong dan yang membela umatNya ini, menempatkan Tuhan diatas segala-galanya, karena Tuhanlah yang empunya bumi dan segala isinya termasuk kita umat pilihan-Nya. Maka Daud senantiasa menjadi orang yang berserah kepada Tuhan dalam menghadapi setiap pergumulan yang ada.

REFLEKSI
Ambil waktu untuk merenungkan: Siapakah atau apakah yang saat ini anda andalkan dalam kehidupan ini? Benarkah Tuhan atau orang lain atau harta atau kedudukan kita atau kekuatan kita?

TEKADKU
Ya, Tuhan, waktu saya menghadapi persoalan demi persoalan sering kali, saya mengandalkan kekuatan saya, ampuni kami kalau tidak mengandalkan Engkau.

TINDAKANKU
Hari ini saya mengambil sikap dan kesadaran bahwa Tuhan senantiasa membela saya,dalam menghadapi persoalan hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*