suplemenGKI.com

Paskah: Tolong kembalikan Tuhanku!

Yohanes 20:11-18

 

Pengantar

Ayat 11 ini menyiratkan Maria Magdalena ikut pergi lagi ke makam, mungkin tertinggal di belakang mereka. Tidak pasti berapa jauh jarak mereka, namun makam pasti berada di luar tembok kota suci Yerusalem. Ketika dua murid itu pulang dari makam, Maria tetap berdiri di depannya dan menangis di situ.

 

Pemahaman

Ay. 11-12   : Menurut Saudara, berapa lama Maria menangis? Apakah dia sudah berhenti menangis ketika melihat dua sosok di dalam makam itu?

Ay. 13-17        :Mengapa dia tidak mengenali Tuhannya yang telah lama dia ikuti sebagai Gurunya?

Entah berapa lama dia menangis. Juga tidak jelas kapan dia melongok ke dalam makam dan melihat ternyata ada dua sosok sedang duduk di tempat jenazah sang Guru semula ditaruh. Nampaknya dia juga tiba-tiba menyadari ada sosok lain lagi hadir di belakangnya, sehingga ia pun menoleh ke belakang. Namun dia juga tidak mengenali sosok itu, bahkan ketika sosok itu menyapanya, Maria tetap tidak mengenali-Nya. Baru ketika sosok itu memanggil namanya, Maria pun sadar itu Tuhan, sang Guru. Mungkin saat itu keadaan masih gelap sehingga dia tidak dapat melihat dengan jelas.Atau mungkin dia terlalu tenggelam dalam rasa sedih dan tertekan, sampai tidak mampu memperhatikan keadaan sekitarnya dengan baik, sehingga tidak mampu mengenali suara Gurunya.

Tidak ada keterangan pula mengenai apa hubungan antara larangan sang Guru untuk menyentuh-Nya dengan alasannya bahwa Dia belum pergi kepada Bapa. Namun perintah-Nya untuk memberitahu murid-murid lainnya tentang Dia dan apa yang akan Dia lakukan, ditaati Maria dengan segera. Sikap tertekan dan kesedihan luarbiasa yang tadinya dia alami lenyap seketika, berubah total menjadi semangat positif yang menyala-nyala. Mungkin dia kembali berlari-lari pergi memberitahu murid-murid lainnya.Nampak kali ini dengan sukacita.Semuanya karena dia sudah berjumpa Tuhannya dan menyadari bahwa Gurunya hidup, bangkit dari kematian dan tidak dicuri orang.

Refleksi

Tuhan yang kita anut dan ikuti adalah Tuhan yang hidup, tidak dikuasai maut.Dia juga tetap selalu menyertai dan tidak membiarkan umat-Nya terus terpuruk dalam ketidak berdayaan. Kesadaran serta pengenalan ini mampu mengubah hidup pengikut-Nya menjadi penuh semangat yang baik dan menyebarkannya pula.

Tekad

Ingin menyebarkan semangat hidup yang baik dan kuat kepada banyak umat Tuhan, karena itu yang Tuhan mau.

Tindakan

Menjalani setiap hari dengan semangat yang selalu dibaharui dan mengingatkan orang terdekat untuk juga bersemangat dengan baik, karena Tuhan selalu menyertai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«