suplemenGKI.com

Mazmur 138:1-8

UPLOAD SYUKURMU!

PENGANTAR
Mazmur 138 digolongkan sebagai mazmur pengucapan syukur pribadi. Namun demikian, pemazmur ternyata tidak ingin ungkapan syukurnya hanya berhenti pada dirinya sendiri. Ia ingin ungkapan syukurnya juga “menular” ke orang-orang sekitarnya. Ia bahkan berharap ungkapan syukur yang dirasakannya itu go international, mendunia. Anda juga bisa menggemakan ungkapan syukur Anda sampai ke seluruh muka bumi. Upload syukurmu! Unggahlah ungkapan syukur Anda.

PEMAHAMAN

  • Ayat 1-3. Pengalaman pribadi apa yang membuat pemazmur bersyukur kepada Tuhan? Bagaimana cara pemazmur mengungkapkan syukurnya kepada Tuhan
  • Ayat 4-6. Mengapa pemazmur berharap semua raja di  bumi juga bersyukur kepada Tuhan? Jika mereka bersyukur kepada Tuhan, apa dampaknya?
    • Ayat 7-8. Bagaimana ucapan syukur pemazmur berdampak bagi kehidupannya di masa depan?

Di ayat 3 pemazmur mengungkapkan alasannya mengucap syukur kepada Tuhan. Pemazmur telah mengalami pertolongan Tuhan ketika ia berada dalam kesulitan. Tuhan mendengar seruannya dan menambahkan kekuatan untuk menghadapi masalahnya (lihat anak kalimat, “kekuatan dalam jiwaku”). Karena itu pemazmur mengungkapkan syukurnya dengan beribadah kepada Tuhan dan memuji nama-Nya (ay. 2). Pemazmur juga berkomitmen untuk menjadikan Tuhan sebagai satu-satunya Allah dalam hidupnya.

Meski sudah mengungkapkan syukurnya, pemazmur belum merasa cukup. Pemazmur berharap bukan hanya dia seorang diri yang bersyukur. Pemazmur yakin bahwa kemuliaan Tuhan tidak hanya disediakan bagi orang per orang, melainkan bagi semua orang di seluruh bumi. Karena itu, semua raja di muka bumi seharusnya juga bersyukur kepada Tuhan. Jika semua raja di muka bumi mengakui kemuliaan Tuhan dan bersyukur kepada-Nya, maka mereka akan menjadi pemimpin-pemimpin yang baik, tidak bersikap arogan kepada orang yang hina (ay. 6).

Ungkapan syukur pemazmur juga berdampak bagi masa depan pemazmur. Setelah pengalaman pribadinya bersama Tuhan, pemazmur pun mempercayakan masa depannya kepada Tuhan. Dia percaya bahwa Tuhan yang pernah menopangnya sewaktu menghadapi kesukaran, juga akan menyelamatkannya pada waktu kehidupannya terancam. Pemazmur mengakui dan menyadari bahwa di masa yang akan datang pun ia masih akan berhadapan dengan berbagai kesulitan. Namun, ia percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah meninggalkannya.

REFLEKSI
Kapankah Anda terakhir kali mengalami pertolongan Tuhan? Sudahkah Anda bersyukur kepada-Nya? Sampai ke manakah rasa syukur Anda menggema?

TEKADKU
Ya, Tuhan, aku bersyukur atas pertolongan-Mu kepadaku, dan akan menggemakan ungkapan syukurku ke tempat yang paling jauh di muka bumi ini.

TINDAKANKU
Aku akan menuliskan ungkapan syukurku dan mengunggahnya di salah satu media sosial yang aku gunakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«