suplemenGKI.com

Matius 25:31-46

PERCAYA DAN BERBUAT

 

Pengantar
Cukup percaya saja, maka kita pasti masuk surga. Pernyataan itu sering kita dengar. Penekanan tentang penting dan utamanya percaya kepada Kristus menjadi pegangan banyak orang Kristen saat ini. Hal itu tidak salah, namun perlu disempurnakan. Iman itu tidak hanya menyangkut perasaan percaya namun juga berimplikasi pada tindakan nyata. Apa yang kita percaya, akan tampak dalam perbuatan atau tindakan. Tidak mungkin apa yang kita percaya tidak tampak dalam perbuatan-perbuatan kita.

Pemahaman

Ayat 31-33           Apa yang akan dilakukan anak manusia ketika DIA datang?

Ayat 34-40           Apa yang disampaikan kepada mereka yang duduk disebelah kanan-Nya?

Ayat 41-46           Apa yang disampaikan kepada mereka yang duduk disebelah kiri-Nya?

Yesus memberikan gambaran tentang penghakiman terakhir kepada para murid dan pengikut-Nya. Saat kedatangan Anak Manusia sebagai hakim, DIA akan bersemayam diatas tahta kemuliaannya dan akan melakukan pemisahan (ayat 31-33). Pemisahan itu dilakukan untuk memilah domba dari kambing. Analogi ini dipakai untuk menggambarkan mana orang-orang yang sungguh percaya dan melakukan kehendak-Nya dan mana yang tidak. Anak Manusia menempatkan orang orang benar disebelah kanan-Nya dan memberikan kepada mereka bagian dari kerajaan yang kekal dan abadi (ayat 34-40). Kepada mereka yang berada disebelah kiri-Nya, Anak  Manusia mengecam tindakan mereka semasa hidup dan melempar mereka ke tempat siksaan yang kekal (ayat 41-46).

Melalui pengajaran ini Yesus hendak menyampaikan kepada para murid dan pengikut-Nya untuk selalu memperhatikan tindakan dan perbuatannya. Saat Kristus datang kedua kali, DIA akan menjadi hakim atas semua orang yang hidup dan yang telah mati. Bukan hanya percaya, namun perbuatan benar menjadi hal penting yang harus dilakukan.

Saat ini oleh karena kemajuan tekhnologi orang dimanjakan oleh hal-hal yang serba instan. Makanan instan, layanan jual beli yang instan dan lain sebagainya. Bahkan untuk beribadah saja, saat ini ada layanan instan, jemaat hanya duduk dirumah lewat gadget mereka beribadah, persembahan di transfer ke rekening. Iman yang instan juga dijumpai saat ini. Banyak orang Kristen menganut yang penting “saya percaya”. Iman adalah percaya dan bertindak. Mengabaikan salah satu adalah hal yang tidak mungkin. Kita tidak bisa hanya percaya saja, tetapi harus memperlihatkan tindakan sebagai wujud nyata kepercayaan kita

Refleksi
Sudahkah kita sungguh-sungguh beriman kepada Kristus? Sudah siapkah kita pada kedatangan Tuhan yang kedua kali?

Tekadku
Ya Allah, ajar saya percaya dengan sungguh kepada-Mu dan bertindak seturut dengan kehendak-Mu

Tindakanku
Semakin dalam mempelajari firman Tuhan dan memperbaiki diri menjadi pribadi yang berkenan dihadapan Allah

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«