suplemenGKI.com

Minggu, 26 Mei 2019

25/05/2019

Yohanes 14:23-29.

 

“Aku Selalu Ada Bersamamu”

 

Pengantar:
Setiap kita pasti tidak mudah untuk menerima kenyataan ketika harus berpisah dengan orang yang sudah sekian lama bersama-sama dengan kita, apalagi jika orang tersebut adalah orang yang cukup penting dalam hidup kita, katalah dia adalah pasangan kita atau orang tua kita atau saudara kita. mengapa kita tidak mudah untuk berpisah dengan orang yang sudah dekat dengan kita? Karena kita memiliki harapan, semangat dan ketenangan dan banyak hal yang membuat hidup kita berarti jika ia tetap berada bersama-sama dengan kita. Hari ini kita akan menelusuri bagaimana keberadaan Tuhan Yesus di tengah-tengah murid-murid-Nya.

Pemahaman:

  1. Apakah yang terpenting bagi murid-murid ketika harus berpisah dengan Yesus? (v. 23-24)
  2. Bagaimanakah kehadiran Allah dalam hidup murid-murid yang mengasihi Allah? (v. 25-26)
  3. Jaminan apa yang akan dialami murid-murid ketika Yesus tidak lagi bersama mereka? (v. 27-29)

Yohanes 14:23-29 ini memberikan pemahaman kepada pembaca tentang keberadaan pribadi Allah di tengah-tengah kehidupan murid-murid-Nya bahwa Allah sesungguhnya selalu bersama-sama dengan mereka. Hal itu menegaskan tentang kasih dan keperduliaan Tuhan yang begitu besar kepada murid-murid-Nya, terutama ketika Tuhan Yesus harus menyatakan kata-kata perpisahan kepada mereka. Hal terpenting bagi murid-murid adalah menuruti segala perintah Tuhan Yesus yang telah disampaikan kepada mereka, terutama supaya mereka saling mengasihi, saling melayani dan tetap bersekutu dalam kesatuan sebagai wujud meneladani Kristus, dengan demikian semua orang akan tahu bahwa mereka adalah murid-murid Yesus (Band. Yoh 13:34-35)

Perintah untuk saling mengasihi, saling melayani dan hidup dalam kesatuan serta kerukunan satu sama lain adalah panggilan bagi murid-murid Yesus sebagai wujud dari kesaksian mereka sebagai murid-murid Yesus yang hidup berbeda dengan dunia ini. Untuk mewujudkan panggilan tersebut, mereka tidak berjalan sendiri tetapi disertai, didampingi dan dibimbing oleh Roh Kudus (Parakletos) Roh Kuduslah yang mengajar mereka dalam rangka mengerjakan panggilan sebagai saksi di tengah-tengah dunia (v. 26) itulah bagian dari rencana Tuhan Yesus bagi murid-murid-Nya sebelum Ia akan meninggalkan mereka. Penghayatan bagi kita adalah, bahwa Tuhan hadir menyertai kita bukanlah secara daging, tetapi Tuhan mencurahkan Roh Kudus  sebagai penyataan kehadiran-Nya dalam hidup kita. Roh Kudus akan bekerja dalam kehidupan kita untuk mengajar dan mengingatkan kita dalam hidup ini. Kehadiran Tuhan dalam kehidupan kita juga nyata ketika ada damai sejahtera menguasai hidup kita. Ada keyakinan akan kuasa Tuhan, ada sukacita walau apapun yang terjadi dalam hidup ini. Ketakutan,kebencian, dendam, sakit hati akan menjauh dari kita dan diganti dengan kedamaian yang sejati di dalam Tuhan. Sungguh ya indah menjadi murid-murid Tuhan Yesus yang taat kepada-Nya.

Refleksi:
Renungkanlah. Apakah anda senang ketika hidup ini diberkati Tuhan? Hal itu baik, tetapi seharusnya kita lebih bergembira ketika kita bisa menuruti, menaati dan menerapkan firman Tuhan dalam hidup kita, karena dengan demikian kita sedang memberi diri untuk mengasihi Tuhan dan siap dipimpin oleh Roh Kudus untuk menjadi saksi-Nya di dunia ini.

Tekadku:
Bapa Surgawi, Engkau memberikan damai sejahtera kepada orang yang hatinya percaya sepenuhnya kepada-Mu. Tolong saya untuk percaya kepada-Mu selama-lamanya, sebab Engkau tidak akan pernah meninggalkan saya sebagai yatim piatu.

Tindakkanku:
Saya akan belajar untuk menuruti firman Tuhan dengan melakukan perintah-perintah Tuhan dalam hidup saya, dengan demikian saya akan mengalami damai sejahtera sejati dalam hidup saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«