suplemenGKI.com

Minggu, 25 Mei 2014.

24/05/2014

Yohanes 14:15-21

 

Mengasihi Yesus: Memegang Perintah-Nya Dan Melakukannya

 

Pengantar:
Injil Yohanes 14 ini masuk dalam konteks masa-masa persiapan peralihan pelayanan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya. Setelah Yesus menyelesaikan misi penyelamatan-Nya, maka tugas pelayanan selanjutnya untuk memberitakan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus dipercayakan kepada murid-murid-Nya. Untuk tugas itulah Yesus perlu membekali mereka dengan kuasa Roh Kudus (Band. Kis 1:8).

Pemahaman:

  1. Apa alasan Tuhan Yesus mengungkapkan pernyataan tentang mengasihi-Nya terkait dengan mempersiapkan murid-murid untuk melanjutkan pelayanan-Nya di dunia! (v. 15)
  2. Apa makna pernyataan Tuhan Yesus Kristus mulai ayat. 16-20 dalam rangka perutusan murid-murid!
  3. Mengapa Yesus mengulang pernyataan ay. 15, dan ditambah dengan menegaskan memegang perintah-Ku (v. 21)

Yesus akan naik ke Surga, sedangkan murid-murid tetap melanjutkan hidup dan karya mereka di bumi. Keberadaan murid-murid setelah Yesus naik ke Surga bukan hanya menanti Yesus datang kembali, tetapi melanjutkan karya layanan untuk memberitakan keselamatan dari Tuhan Yesus Kristis. Hal terpenting di dalam mereka melanjutkan pelayanan adalah Mengasihi Yesus dengan mewujudkannya melalui melakukan perintah untuk melayani memberitakan Kristus kepada dunia. Namun Yesus memahami bahwa mereka akan berhadapan dengan banyak kesulitan. Itu sebabnya Yesus memberi jaminan bahwa Dia akan mengutus Roh Kudus untuk menyertai murid-murid dalam mewujudkan kasih kepada Yesus dalam bentuk pelayanan atau kesaksian (v. 16-21) Dengan begitu Yesus hendak menegaskan bahwa murid-murid tidak akan dibiarkan sendirian dalam melakukan pelayanan.

            Pernyataan Yesus di ayat. 21 kembali mengingatkan tentang mengasihi yang berwujud. Tujuannya adalah agar murid-murid tidak hanya bisa mengungkapkan dengan perkataan bahwa mereka mengasihi Yesus. Tetapi diwujudkan dengan memegang perintah-Nya, dalam arti tidak melupakan atau mengabaikan tugas panggilan mereka untuk bersaksi tentang Kristus. Upah dari mengasihi Tuhan Yesus yang berwujud adalah mereka akan dikasihi oleh Bapa. Mengasihi Tuhan Yesus adalah harus diwujudkan melalui ketaatan melakukan perintah-perintah-Nya.    

Refleksi:
Pernahkan kita bertanya dengan serius pada diri sendiri, apakah wujud kasih kita kepada Tuhan? Mari kita nyatakan kasih itu dengan ketaatan melakukan perintah – perintahNya secara nyata dan bukan hanya melalui ucapan.

Tekad:
Tuhan Yesus, Engkau telah menyelamatkan dan telah memperlengkapi saya untuk melakukan perintah-perintah-Mu, yaitu bersaksi tentang Engkau kepada dunia. Mampukan saya melakukannya ya Tuhan.

Tindakan:
Saya ingin menyaksikan Kristus kepada sesama melalui pelayanan dan kasih saya kepada sesama seperti yang Yesus perintahkan, karena dengan itulah saya mengasihi Yesus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»