suplemenGKI.com

Mazmur 118:14-29

PENGALAMAN BERSAMA TUHAN

PENGANTAR
Pengalaman bersama Tuhan sangatlah berharga. Selain mendewasakan iman, pengalaman bersama Tuhan juga dapat mengobarkan semangat hidup kita, memperbaharui visi hidup kita, melimpahkan syukur dari dalam hati kita, dan mewujudkan kepedulian dalam doa dan tindakan kita. Pengalaman bersama Tuhan bersifat dinamis, selalu ingin bergerak dan mengalir sejauh mungkin, menggema ke mana-mana dan menjangkau sebanyak mungkin orang. Namun, sayangnya, kita sering menghentikan gerak dinamis pengalaman kita bersama Tuhan. Akibatnya, pengalaman indah bersama Tuhan itu segera layu bersama keegoisan kita.

PEMAHAMAN

  • Ay. 14-18. Bagaimana pengalaman bersama Tuhan mempengaruhi kehidupan pemazmur?
  • Ay. 19-24. Bagaimana pemazmur mengungkapkan rasa syukurnya kepada Tuhan? Apa yang diajarkan oleh pemazmur kepada umat yang beribadah bersamanya?
  • Ay. 25-29. Apa yang dilakukan pemazmur di akhir syairnya?  Apa yang dapat kita pelajari dari bagian ini?

Selain mendewasakan imannya, pengalamannya bersama Tuhan juga membuat pemazmur dipenuhi dengan sukacita. Dia dengan penuh sukacita memuji Tuhan sebagai kekuatan, nyanyian, dan keselamatan baginya (ay. 14). Selain itu, semangat hidup pemazmur berkobar. Ia ingin mengungkapkan rasa syukurnya secara konkrit dan menceritakan perbuatan Tuhan yang ajaib (ay. 17-18).

Pemazmur juga ingin mengungkapkan syukurnya dalam wujud yang lebih nyata. Ia akan masuk ke pintu gerbang kebenaran dan mengucap syukur kepada Allah.  Pemazmur ingin mengajak lebih banyak orang untuk bersukacita, dan karena itu ia mengungkapkan syukurnya dalam ibadah bersama umat (ay. 19-21). Kepada orang-orang yang beribadah bersamanya, pemazmur menjelaskan bahwa Tuhan telah mengambil batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan dan dengan ajaib menjadikannya sebagai batu penjuru. Karena itu umat Tuhan harus bersukacita. Pada masa-masa itu kerajaan-kerajaan besar dengan mudah berganti-ganti raja. Kerajaan-kerajaan besar itu juga menganggap remeh bangsa Israel. Namun, Tuhan telah membuat tahta raja Israel kokoh dan menjadikan umat-Nya sebagai “batu penjuru” untuk menegakkan pemerintahan-Nya di muka bumi.

Pemazmur kemudian berdoa bagi keselamatan dan kesejahteraan umat Tuhan. Selain diungkapkan pada waktu merayakan pertolongan Tuhan, doa mohon keselamatan dan berkat (ay. 25-26) juga dipanjatkan setiap kali umat Tuhan berada dalam kesulitan. Hosana adalah istilah bahasa Ibrani yang berarti “Tuhan, selamatkanlah kami.”

REFLEKSI
Berapa kali Tuhan menolong Anda? Dan, berapa kali pengalaman pribadi Anda bersama Tuhan itu mengalir menjadi berkat bagi orang lain?

TEKADKU
Tuhan, tolonglah aku untuk lebih terbuka membagikan pengalamanku bersama-Mu sehingga pengalaman itu juga menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarku.

TINDAKANKU
Aku akan menceritakan pengalamanku bersama Tuhan kepada minimal dua orang yang aku temui selama seminggu ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«