suplemenGKI.com

MINGGU, 25 JUNI 2017

24/06/2017

MATIUS 10:24-39

SETIA DALAM PENDERITAAN

 

Pengantar
Tidak ada orang waras yang menyukai penderitaan. Menderita itu sakit dan tidak enak. Penderitaan mengganggu kedamaian di hati. Penderitaan sangat ditakuti oleh semua orang. Siapapun akan berjuang untuk terhindar dari penderitaan. Tetapi bagaimana jika penderitaan yang timbul adalah akibat dari kesetiaan kita mengikut Yesus? Adakah kita mampu menghindarinya? Adakah kita tetap setia mengikut Yesus?

Pemahaman

Ayat 24-31     Apa nasihat Yesus kepada para pengikut-Nya?

Ayat 32-33     Apa yang dilakukan Yesus kepada pengikut-Nya yang menyangkali-Nya?

Ayat 34-39    Apa yang harus dilakukan seseorang dalam mengikut Yesus?

Kepada para pengikut-Nya Yesus menyampaikan peringatan-peringatan penting. Salah satunya adalah perihal penganiayaan yang akan dihadapi oleh pengikut-Nya. Yesus merasa perlu menyampaikan hal ini agar mengingatkan para pengikut-Nya bahwa ada resiko besar yang mereka harus hadapi sebagai pengikut Yesus. Namun Yesus menyampaikan  kepada para pengikut-Nya untuk tidak takut karena Allah akan menyertai umat-Nya (ayat 24-31)

Yesus juga mengingatkan bahwa DIA tidak akan mentolerir pengikut-Nya yang tidak setia. Yesus menyampaikan bahwa DIA akan menyangkali pengikut-Nya yang tidak setia dan menyangkali-Nya dihadapan Sang Bapa (ayat 32-33).

Yesus menghendaki para pengikut-Nya hidup setia dan menempatkan-Nya lebih utama ketimbang yang lain. Yesus harus mendapat prioritas utama dan yang pertama. Yesus tidak ingin dinomor duakan. Yesus menuntut pengorbanan dari para pengikut-Nya (ayat 34-39)

Menjadi pengikut Yesus memang bukan hal mudah. Konsekuensi yang harus ditanggung adalah penderitaan. Padahal menderita adalah hal yang paling ditakuti dan tidak dikehendaki.  Namun Yesus menghendaki umat tetap setia mengikut-Nya meski menderita. Bukan hanya itu, Yesus juga menghendaki umat-Nya untuk menempatkan Yesus diatas segala-galanya dan mau mengorbankan apapun demi Yesus.

Banyak orang Kristen belum menyadari bahwa menjadi seorang Kristen atau pengikut Yesus itu tidak mudah. Banyak yang mau menjadi pengikut Yesus tetapi sedikit saja yang bersedia mau menanggung konsekuensinya.

Refleksi
Sudahkah kita menjadi pengikut Yesus yang setia? Mampukah kita menghadapi berbagai tantangan sebagai pengikut Yesus? Sudahkah Yesus menjadi yang terutama dalam hidup kita?

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami tetap setia mengikut-Mu meski kami harus mengorbankan banyak hal dan harus mengalami penderitaan

Tindakanku
Tekun beribadah. Tekun berdoa. Tegar menghadapi persoalan hidup.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«