suplemenGKI.com

Markus 1:14-20.

 

Waktunya Telah Genap

 

Pengantar:
Peristiwa Yohanes Pembaptis ditangkap, kemudian dibunuh oleh Herodes merupakan peristiwa yang menggemparkan bagi murid-2 Yohanes sendiri (Luk 3:19-20 band Mat 14:1-12) Seakan selesai kisah pemberitaan dari seorang yang berseru-seru di padang gurun dengan menyerukan “Bertobatlah, karena kerajaan surga sudah dekat” Namun ternyata justru pasca peristiwa kematian Yohanes Pembaptis, merupakan waktunya telah genap bahwa akan bermunculan pemberita-pemberita injil keselamatan di dalam Tuhan Yesus Kristus.

 

Pemahaman:

  1. Apakah suatu kebetulan, ketika Yesus berjalan-jalan menyusuri pantai danau Galilea, kemudian berjumpa dengan Simon, Andreas, Yakobus, Yohanes?
  2. Mengapa Simon, Andreas dan rekan-rekan ketika Yesus memanggilnya, seketika itu juga meninggalkan jalanya dan ayah mereka?
  3. Saudarapun bisa menjadi penjala manusia, jika saudara peka mendengar panggilan-Nya!

 

Ketika Yesus berjalan menyusuri pantai danau Galilea kemudian berjumpa dengan calon murid-2Nya dan memanggil mereka untuk menjadi murid-2Nya dengan tugas akan menjadi penjala manusia, itu sama sekali bukan sebuah kebetulan, atau karena orang-2 yang dipanggil itu sedang menganggur. Di ayat. 15, dengan jelas Yesus berkata “waktunya telah genap, kerajaan Allah sudah dekat”  Maka dari pernyataan itu kita bisa menarik suatu kesimpulan, bahwa baik perjumpaan, pemanggilan dan sampai pada pengutusan murid-muridNya adalah sebuah rencana agung Tuhan yang telah dirancang sejak awal. Terkait dengan respons calon murid-murid, ketika dipanggil, mereka dengan segera meninggalkan jala dan ayah mereka kemudian mengikut Yesus dan akan menjadi penjala manusia. Itu bukan karena mereka sudah merasa malas, bosan dan ada persoalan dengan ayah mereka sehingga mereka meninggalkannya begitu saja. Tetapi karena waktunya telah genap. Kegenapan waktu ini maksudnya adalah Allah di dalam Tuhan Yesus Kristus yang telah menentukan, menarik dan memilih mereka untuk mengikut Dia dan menjadi penjala manusia. Jika Tuhan yang memilih kita untuk mengikut, melayani bersama Dia memberitakan injil, tidak ada yang bisa menolak, menunda dan menghambatnya. Murid-murid yang pertama telah berada pada jalur karya keselamatan Allah bagi dunia sejak mereka dipanggil untuk mengikut Tuhan Yesus dan menjadi penjala manusia.

 

Refleksi:
Seringkali, ketika waktu Tuhan telah genap untuk memanggil kita menjadi pelayanNya, kita justru tidak peka terhadap panggilan itu. Jangan biarkan panggilan Tuhan itu berlalu dan tidak kita responinya karena ketidak pekaan kita mendengarnya.

 

Tekad:
Tuhan, aku bersyukur karena Engkau telah berkenan menjadikan aku pelayan dan penjala manusia bersamaMu, Tolong aku untuk terus peka mendengar panggilan-Mu.

 

Tindakan:
Jika memang Tuhan memanggilku untuk menjadi penjala manusia/memberitakan Injil, aku siap kapanpun waktunya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«