suplemenGKI.com

Minggu, 24 Juni 2012

23/06/2012

Markus 4:35-41

Berproses Mengenal Dia

Dalam menjalin persahabatan atau dalam hubungan berkeluarga, setiap pribadi akan selalu mengalami proses pertumbuhan pengenalan.  Dari yang tidak tahu tentang kebiasaan, kesukaan, hobby, cara berpikir, dll menjadi tahu dan bertumbuh semakin mengenal.  Proses pengenalan lebih dalam satu dengan yang lain terjadi di sepanjang rentang kehidupan masing-masing pribadi.  Demikian juga halnya dalam hubungan kita dengan Tuhan Yesus.  Kita bisa lebih dalam mengenal Dia ketika kita mau berproses mengenal-Nya.

Pertanyaan Penuntun:

  1. Pengalaman apa yang membuat para murid semakin mengenal Dia? (ayat 37, 41)
  2. Bagaimana Tuhan menyediakan diri-Nya untuk lebih dikenal oleh para murid? (ayat 38-39)
  3. Bagaimana pengenal kita terhadap Dia?  Apakah kita menyediakan diri dan waktu untuk semakin mengenal-Nya?

 

RENUNGAN

Beberapa murid Tuhan Yesus memiliki latar belakang sebagai nelayan, seperti Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes.  Pasti mereka punya banyak pengalaman soal bagaimana menjala ikan.  Begitu juga pengenalan mereka tentang danau Galilea yang terkenal dengan angin taufannya yang sangat dahsyat.  Bagi beberapa orang murid yang berprofesi sebagai nelayan itu, menghadapi taufan adalah hal biasa. Tetapi kali ini memang mereka berhadapan dengan taufan yang teramat dahsyat.  Mereka dicekam rasa takut.  Saat itu Yesus ada bersama sama dengan mereka di dalam perahu.  Apakah Yesus memahami ketakutan mereka dan tidak peduli?   Masalahnya bukan Yesus tidak peduli, tetapi karena para murid belum betul-betul mengenal Tuhan Yesus dan mereka tidak menyadari sepebuhnya bahwa Yesus bersama-sama dengan mereka.

Sebagaimana halnya hubungan para murid dengan Yesus, begitu juga terkadang hubungan kita dengan Yesus.  Meski sudah cukup lama para murid mengikut Yesus, ternyata mereka belum mengenal siapa Yesus yang sesungguhnya.  Setelah Yesus bertindak disaat mereka mengalami ketakutan, baru mereka berseru takjub (ayat 41).

Pertumbuhan rohani dan pengenalan kita akan Yesus memang tidak terjadi dengan sekejap mata. Ketika Tuhan seolah surut tak terlibat, kita diuji untuk menghayati nyata bahwa sesungguhnya Dia peduli dan terlibat penuh.  Seandainya Tuhan tidak tidur, tetapi langsung bertindak menolong setiap masalah yang dialami para pengikut-Nya, apa dampaknya pada pembentukan iman mereka? Jika Dia seolah terdiam sesaat, di saat itulah kita memiliki dua kesempatan: (1) kesempatan untuk menyadari pentingnya Dia bagi kita, (2) kesempatan bagi kita untuk mengungkapkan ketergantungan kita kepada-Nya.  Untuk mewujudkan kesempatan berproses dalam dual hal tersebut, yang harus kita yakini adalah tersedianya anugerah Tuhan yang akan membimbing kita melangkahi tahap-tahap pengenalan kita akan Tuhan.  Juga tersedianya berbagai alat pembentukan Tuhan bagi kita yang harus siap kita terima dan responi dengan percaya kepada-Nya. Melalui segala kesempatan yang Dia sediakan sesungguhnya itulah kesempatan bagi kita untuk bertumbuh dalam iman kepada-Nya.

 

Dia selalu menyediakan Diri-Nya untuk dikenal, maka milikilah waktu dan bukalah hati untuk berproses mengenal Dia lebih sungguh.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«