suplemenGKI.com

Minggu, 24 Juli 2016

23/07/2016

Penyertaan Tuhan

 

Lukas 8:22-25

 

Pengantar
Kehidupan ini akan terasa biasa-biasa saja kalau kita tidak menghadapi tantangan yang besar, bahkan kita dapat cenderung untuk stagnan saja. Namun hal ini akan berbeda kalau kita mendapat tantangan  yang baru bahkan tantangan yang besar. Demikian juga dengan murid-murid Yesus, ketika berlayar di danau Galilea. Ketika keadaan dan kondisi cuaca yang baik mereka sangat bersukacita dan dapat mengendalikan perahunya dengan baik. Bagaimana ketika mereka menghadapi badai besar?

Pemahaman
Ay 22, Dalam situasi apakah mereka akan berlayar?

Ay 23, Apa yang terjadi ketika taufan datang?

Ay 24, Bagaimana murid-murid menghadapi taufan tersebut? Dan apa yang Yesus lakukan?

Ay 25, Apa yang Yesus katakan kepada murid-muridNya, setelah peristiwa tersebut?

Yesus bersama-sama dengan murid-muridNya naik perahu menyeberangi danau dalam situasi cuaca yang sangat baik. Dalam situasi yang nyaman ini Yesus tertidur. Namun diluar dugaan mereka semua, suasana tenang berubah menjadi kacau mana kala taufan turun dengan tiba-tiba. Hal ini membuat perahu sulit untuk dapat dikendalikan dengan baik,sehingga diombang-ambingkan oleh ombak besar, bahkan air laut mulai masuk kedalam perahu. Dalam keadaan yang bahaya ini para murid mulai berpikir bahwa mereka akan binasa atau mati. Sehingga mereka cepat cepat membangunkan Yesus dan berkata:”Kita binasa”. Yesuspun bangun dan menghardik angin dan air yang mengamukitu, sehingga angin dan airpun reda dan danau menjadi teduh.

Setelah danau menjadi teduh,Yesuspun berkata kepada mereka:”Dimanakah kepercayaanmu?” Para murid menjadi takut dan heran dengan apa yang dilakukan oleh Yesus. Mereka heran akan kuasa Yesus yang dapat meredakan angin taufan tersebut menjadi tenang.

Yesus menginginkan murid-muridNya semakin memahami Dia yang berkuasa atas alam semesta ini. Murid-muridNya juga diingatkan untuk senantiasa menyadari akan penyertaan Tuhan dalam kehidupan mereka, jangan sampai mereka lupa akan penyertaan Tuhan waktu menghadapi badai dalam hidup mereka yang sesungguhnya. Maka mempercayai Yesus yang menguasai seluruh alam semesta dan kehidupan ini menjadi mutlak bagi setiap orang yang percaya.

Refleksi
Renungkanlah: Seberapa besar anda merasakan penyertaan Tuhan dalam hidup ini dibandingkan dengan hal-hal yang lain(teman/harta/orang tua/dll)?

Tekad
Ya Tuhan, ampuni kami yang lebih merasakan orang tua/teman/sahabat/ suami/istri/anak2 yang menyertai kami dari pada Engkau yang menyertai kami.

Tindakanku
Hari ini saya mau merasakan bahwa saya disertai oleh Tuhan Yesus, dengan cara melibatkan Tuhan senantiasa dalam hidup ini.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«