suplemenGKI.com

MISS YOU

Lukas 13:34-35

 

Pengantar
Suasana menjelang Valentine Day seringkali begitu terkesan “romantis”.  Banyak sekali ornamen, pernik-pernik dan bunga-bunga dengan nuansa pink mendominasi hampir di semua fasilitas umum termasuk mall dan hotel bahkan tak jarang di beberapa komunitas gereja juga iku-ikutan merayakannya.  Ada banyak kata-kata puitis dan bertema CINTA bertebaran dimana-mana dan salah satunya adalah “ MISS YOU “ ( merindukanmu ) kepada orang-orang yang disayanginya atau orang-orang yang selama ini berbuat baik atau mengasihinya.  Namun ada hal yang SANGAT ISTIMEWA hari ini dimana kita akan belajar dari Tuhan Yesus yang juga mengungkapkan “MISS YOU” namun kepada umatNya yang seringkali berbuat jahat dan menyakiti hati Tuhan sebagaimana bacaan di atas.  

Pemahaman
Bacaan hari ini khususnya ayat 34 ada 2 hal penting yang perlu kita renungkan yaitu:

  • Apa yang membuat Tuhan Yesus tetap merindukan dan mengasihi umatNya meskipun telah banyak melakukan pelanggaran dan kejahatan?
  • Apa yang dilakukan Tuhan Yesus untuk membuktikan kerinduanNya kepada umatNya?

Tidak dapat dipungkiri bahwa Tuhan Yesus memiliki hati seorang BAPA yang penuh dengan Kasih Ilahi.  Kekuatan Kasih Ilahi itulah yang mampu mengalahkan amarah, kesedihan dan kekecewaan Tuhan terhadap manusia akibat ulah manusia itu sendiri.  Hal itu senantiasa dibuktikan Tuhan sejak peristiwa Adam jatuh dalam dosa sampai dengan kehidupan modern saat ini.Tuhan Yesus yang senantiasa berinisiatif untuk mengulurkan tangannya dan memeluk kembali manusia yang berdosa.  Adapun bukti Kasih Ilahi terbesar yang sudah diwujudkan oleh Tuhan Yesus adalah melalui kerelaanNya untuk menanggalkan kemuliaanNya dan menjadi sama dengan manusia.  Tidak hanya berhenti sampai pada karya itu tetapi DIA juga melaksanakan kehendak Bapa yaitu kematian secara hina di atas kayu salib untuk menyelamatkan orang berdosa.     

Berdasarkan bacaan hari ini kita dapat mengambil suatu kesimpulan sebagai berikut :

Bahwa Kasih Ilahi dan Karya Keselamatan dari Tuhan Yesus tidak bergantung kepada apa yang dilakukan oleh manusia termasuk dalam hal ini oleh Raja Herodes namun ditentukan semata-mata oleh Kehendak Tuhan yang berdaulat atas kehidupan manusia.

Bahwa kita sebagai umatNya sudah sepatutnya untuk berusaha merefleksikan keteladanan tersebut dalam relasi kita terhadap sesama agar kemuliaan Tuhan dinyatakan. 

Refleksi
Coba Anda renungkan jika seandainya ada seseorang yang melakukan kesalahan atau jatuh dalam dosa apakah yang akan Anda lakukan?   

Tekadku
Tuhan Yesus lembutkanlah hatiku dan penuhkanlah dengan KasihMU agar melalui hidupku banyak orang yang melihat keaajaibanMu dan karya keselamatan dariMu. 

Tindakanku
Belajar mengampuni minimal 1 orang yang mungkin selama ini menyakiti hati Anda dan mungkin menyebabkan kepahitan dalam hati Anda.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«