suplemenGKI.com

Yakobus 4: 3,7,8a

“Motivasi dan Sikap Doa”

 

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

Apakah Anda sedang menunggu-nunggu jawaban Tuhan atas doa Anda? Apakah Anda merasa seakan-akan Tuhan tidak mendengar atau mengabaikannya? Mari kita memperhatikan dan merenungkan apa yang disampaikan Yakobus kepada jemaat mengenai doa.

  1. Ayay 3: Apakah yang salah dengan motivasi doa mereka?
  2. Ayat 7: Bagaimanakah sikap doa yang benar?
  3. Ayat 8a: Apakah yang Tuhan janjikan kepada setiap kita yang datang mendekat padaNya?

 

RENUNGAN

Di ayat , penulis Yakobus menegur motivasi yang salah dalam berdoa. Orang-orang yang berdoa memohon sesuatu kepada Tuhan, namun apa yang dimintanya  itu hanyalah untuk memenuhi hawa nafsunya. Apa yang dimintanya dalam doa itu sebenarnya bukanlah suatu kebutuhan hidup yang penting, melainkan ‘keinginan’ yang didorong oleh sifat tamak, serakah dan mementingkan diri sendiri.  Yakobus menegur keras dan menghardik mereka, menyebut mereka sebagai orang-orang yang tidak setia. Hal itu dikarenakan hati dan pikiran mereka melekat pada dunia dan perbuatan mereka mengikuti apa yang jahat yang dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Dikatakan oleh Yakobus, bahwa mereka menjalin persahabatan dengan dunia yang berarti menjadikan diri mereka musuh Allah. Dan itu berarti mereka hidup dibawah kuasa Iblis. Oleh karenanya dalam ayat 7 Yakobus meminta mereka untuk  tunduk kepada Allah dan melawan si Iblis.  Apabila mereka mau datang mendekat kepada Allah, Dia juga akan mendekat kepada mereka (ay.8a).

 

Melalui bacaan kita hari ini, kita bisa belajar beberapa hal antara lain:

  • Motivasi berdoa yang benar adalah digerakkan oleh kepedulian terhadap kebutuhan orang lain. Artinya kita seharusnya lebih banyak berdoa bagi orang lain, bukan untuk diri sendiri.
  • Apa yang kita minta kepada Tuhan bukanlah sesuatu yang didorong oleh keserakahan, ketamakan, iri hati atau ambisi kita.    
  • Sikap berdoa yang bijak adalah kita datang kepada Tuhan dengan kerendahan hati, menyembah dan menempatkan kehendak Tuhan sebagai yang terutama
  • Doa merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, menyatakan kerinduan dan kebutuhan untuk selalu bersama dengan Dia, lebih dari segala kebutuhan kita yang lain.

 

Apakah Anda mau doa Anda mernjadi doa yang berkenan di hadapan Tuhan? Mari kita mengubah doa kita yang semula banyak ditujukan bagi pemuasan ego kita menjadi doa yang melatih rasa peduli  kita terhadap sesama kita.

Doa yang berkenan di hadapan Allah adalah doa yang digerakkan oleh motivasi dan tujuan yang mempermuliakan Allah, serta dilakukan dengan cara yang seturut dengan kehendakNya

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*