suplemenGKI.com

Mazmur 84:1-8

MENIKMATI RUMAH TUHAN

PENGANTAR
Setiap hari Minggu, kita semua datang beribadah di rumah Tuhan. Namun, seberapa besarkah sesungguhnya keinginan dan semangat kita untuk beribadah? Dalam Mazmur hari ini, pemazmur mengungkapkan kerinduannya yang sangat besar untuk datang ke Bait Allah. Ungkapan “Jiwaku hancur” (ay. 3) menunjukkan “penderitaan batin” yang hanya dapat diobati bila ia datang ke Bait Allah. Jika kita punya kerinduan yang sama dengan pemazmur, tentu kita akan menyambut setiap hari Minggu dengan penuh sukacita. Kita juga akan mempersiapkan diri dan mengikuti ibadah dengan sepenuh hati.

PEMAHAMAN

Ay. 2-3        Mengapa pemazmur sedemikian ingin datang ke Bait Allah? Apa yang dilakukannya di sana?

Ay. 4-5        Mengapa pemazmur menceritakan burung pipit dan burung layang-layang yang dilihatnya di Bait Allah? Apa yang hendak diajarkan pemazmur dari hal tersebut?

Ay. 6-8        Berkat-berkat apa yang diperoleh mereka yang datang ke rumah Tuhan?

Bagi pemazmur, datang ke Bait Allah adalah kesempatan yang terbaik untuk berjumpa dengan Allah yang hidup. Di rumah Tuhan, pemazmur dapat menikmati, memulihkan dan memperkokoh hubungannya dengan Allah yang hidup. Di Bait Allah, pemazmur menyembah Allah yang hidup dengan memberikan persembahan (di “pelataran-pelataran”, ay. 3a) dan puji-pujian (“bersorak-sorai”, ay. 3b).

Untuk menggambarkan apa yang dirasakannya, pemazmur menceritakan burung pipit dan burung layang-layang yang diamatinya ketika ia berada di Bait Allah. Burung-burung itu membuat sarang mereka dan menaruh anak-anak mereka di Bait Allah. Bagi burung-burung tersebut, Bait Allah adalah tempat yang aman untuk mempercayakan kehidupan mereka dan anak-anak mereka. Rasa aman dan tenteram itulah yang juga dirasakan oleh pemazmur ketika ia berada di Bait Allah dan memuji Tuhan.

Datang atau berziarah ke Bait Allah mendatangkan berkat bagi kehidupan sehari-hari pemazmur. Ia memperoleh kekuatan untuk menjalani tantangan kehidupannya. Kekuatan dari Tuhan bahkan membuatnya sanggup mengubah “lembah Baka” yang kering menjadi “tempat yang bermata air” (ay. 7).Tuhan menyediakan kekuatan yang lebih dari cukup bagi umat-Nya untuk menghadapi berbagai kesulitan hidup.Seperti baterai yang diisi kembali, setiap kali datang ke Bait Allah, pemazmur memperoleh kekuatan yang penuh untuk menjalani kehidupannya.

REFLEKSI
Apakah Anda telah menggunakan kesempatan beribadah di rumah Tuhan untuk memperkokoh hubungan Anda dengan Allah yang hidup?

TEKADKU
Tuhan, setiap kali datang ke rumah-Mu, aku akan menikmati hubungan yang indah dengan-Mu; Aku akan lebih bersungguh-sungguh ketika memuji dan menyembah-Mu, berdoa dan mendengarkan firman-Mu.

TINDAKANKU
Mulai hari ini, setiap kali beribadah di hari Minggu, aku akan mempersiapkan diri dengan baik dan datang lebih awal, minimal 15 menit sebelum kebaktian dimulai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«