suplemenGKI.com

Matius 7:1-12

 

Menghakimi Orang Lain

 

Pengantar
Cara pandang terhadap orang lain biasanya dikaitkan dengan diri kita sendiri. Namun sering kali kita memandang diri kita lebih baik dibandingan dengan orang lain. Kita bisa katakan, aku lebih cepat kenapa dia lambat, aku lebih tenang kenapa dia gusar dan lain sebagainya.

Pemahaman
Ay 1-2, apa yang dikatakan Tuhan Yesus, tentang menilai seseorang?
Ay 3-6, prinsip dasar apakah yang akan kita gunakan untuk menasihati orang lain?
Ay 7-8, apa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada kita?
Ay 9-12, prinsip dasar apakah yang digunakan Tuhan untuk menolong umat manusia?

Tuhan Yesus ingin mengajarkan cara pandang yang benar terhadap seseorang. Pertama, jangan mudah menghakimi orang lain, atau dengan kata lain menganggap orang lain itu lebih rendah dari diri kita sendiri. Kedua, jangan mudah menganggap orang lain itu salah dan membenarkan diri sendiri. Tuhan Yesus mengajarkan sebelum kita menasihati orang lain, hendaklah kita berani introspeksi diri sendiri, jangan sampai kita sedang bermasalah besar  namun kita  menasihati orang yang lebih baik dari kita.

Tuhan ingin mengajak pengikutnya untuk berani hidup terbuka dan jujur dihadapanNya. Kalau dari murid-muridNya ada yang hidupnya masih kekurangan maka Tuhan ajarkan untuk kita meminta  dan mencari kepadaNya, karena Allah Bapa itu pemurah dan selalu memberikan yang terbaik bagi anak-anakNya. Allah Bapa tidak pernah memberikan apa yang salah kepada umatNya. Sesuai dengan kehendak dan waktu Tuhan maka Ia akan senantiasa mengabulkan apa yang baik bagi umat yang memohon kepadaNya.

Tuhan Yesus ingin mengajarkan kepada kita semua bahwa cara pandang terhadap sesama mesti baik dan benar, namun kalau kita merasakan ada sesuatu yang kurang, hendaklah kita meminta kepada Bapa kita. Sehingga kita akan menjadi orang yang tidak dengan mudah menghakimi orang lain, namun justru mendorong kita untuk berani berbenah diri sendiri.

Refleksi
Renungkan sejenak, kapan terakhir kali kita menghakimi orang lain? Dan menganggap diri kita yang lebih baik.

Tekad
Ya Tuhan Yesus, ampunilah kami yang senantiasa menganggap diri kami lebih baik dari orang lain, berilah pandangan yang baru bahwa kami semestinya tidak meremehkan orang lain. Namun dengan KasihMu biarlah kami mengasihi mereka dan bukan mencelanya. Amin

Tindakan
Mulai hari ini saya akan memandang orang lain itu baik atau penting.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*