suplemenGKI.com

Bacaan : LUKAS 1 : 46 – 56.

PUJI-PUJIAN YANG AGUNG

Suasana Natal telah merebak seantero dunia, pohon-pohon Natal telah menghiasi setiap gereja, lagu-lagu pujian Natal terdengar dimana-mana. Biasanya kue-kue Natal tersaji di ruang tamu setiap keluarga Kristen, juga baju-baju baru telah siap di pakai oleh anak-anak, remaja sampai orang dewasa.  Itulah kebiasaan umat Kristen dalam menyambut Natal. Renungan hari ini kita akan melihat bagaimana Maria menyambut berita sukacita itu.

Pertanyaan Penuntun :

  1. Bagaimana respon Maria dalam menyambut berita sukacita yang diterima Elisabeth dan yang ia sendiri terima ? 
  2. Mengapa Maria memuliakan Tuhan ?

RENUNGAN

Ada dua berita besar yang telah diterima Maria, pertama : berita mengandungnya Elisabet, merupakan berita yang luar biasa karena Elisabet mengandung atas perkenanan Tuhan dimasa tuanya. Kedua : berita dari Malaikat Gabriel yang memberitahu Maria bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus, sebagai alat bagi lahirnya Sang Mesias. Atas dua berita sukacita itulah maka Maria memuliakan Tuhan.  Pujian kepada Allah mengalir dari lidah bibir Maria yang hatinya sedang bersukacita. Dan ketika kita simak dengan seksama dari bacaan kita hari ini maka ada beberapa alasan, mengapa Maria memuliakan nama Tuhan dengan puji-pujian yang agung.

Pertama : karena Tuhan Sang Juruselamat telah memperhatikan kerendahan hati hambaNya. (ayat 48).  Kata kerendahan menunjuk kepada status Maria baik secara gender maupun secara sosial, yang pada saat itu tidak diperhitungkan oleh kaum Yahudi. Akan tetapi justru Tuhan memakai Maria menjadi alat Tuhan yang melahirkan Sang Mesias, hal itu merupakan kehormatan bagi Maria.

Kedua : karena Yang Maha Kuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku (Maria). [ayat 49].  Maria telah merasakan KeMahakuasaan Tuhan telah terjadi dalam hidupnya, dimana Maria dapat mengandung secara ajaib. Tetapi sebaliknya bahwa perbuatan Tuhan yang besar itu berdampak buruk kepada orang fasik,  dimana Tuhan mencerai beraikan  orang-orang yang congkak hatinya [ayat 51], menurunkan orang-orang yang berkuasa dari taktanya [ayat 52]

Ketiga : rahmatNya turun temurun atas orang yang takut akan Dia [ayat 50].  Bukan itu saja, rahmat Tuhan juga atau kebaikanNya dilimpahkan kepada orang miskin, juga menolong Israel hambaNya [dalam kontek sebagai umat Tuhan yang sedang menderita dan merindukan kedatangan Mesias]

Betapa bahagianya Maria atas berita sang perintis jalan bagi kedatangan Mesias dan kedatangan Sang Mesias itu sendiri. Hatinya bersukacita memuji Allah, jiwanya bersorak-sorai penuh puji-pujian yang agung. Bagaimana dengan saudara dalam menyambut Natal? apakah saudara bersukacita atas kelahiran Sang bayi Natal? Dapatkah saudara memuliakan nama Tuhan pada Natal tahun ini, meskipun keadaan saudara biasa-biasa saja? Marilah kita memuliakan Tuhan karena Tuhan itu baik kepada kita semua. Amin.

“Pujilah Tuhan sebab IA baik, kasih setiaNya untuk selama-lamanya” .

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*