suplemenGKI.com

Mazmur 16:1-11

PENGALAMAN EMAS BERSAMA TUHAN

PENGANTAR
Pemazmur (Daud) sedang menghadapi pergumulan yang cukup berat. Karena itu, ia mengawali mazmurnya dengan permohonan agar Tuhan senantiasa menjaga dan melindunginya (ay.1).  Permohonan ini dilandasi oleh pengakuan iman Daud: ”Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang baik bagiku selain Engkau!” (ay. 2). Meski dirumuskan dengan singkat dan sederhana, namun kalimat itu sangatlah jelas mengungkapkan totalitas iman Daud kepada Tuhan. Berdasarkan apakah Daud merumuskan pengakuan imannya? Selain mengamati orang-orang di sekitarnya (ay. 3-4),Daud juga memiliki pengalaman secara pribadi bersama Tuhan (ay. 5-8). Pengalaman rohani bersama Tuhan itulah yang disebut Daud sebagai ”peristiwa emas yang patut dikenang,” yang pantas diabadikan dalam sebuah Miktam, yang berarti ”nyanyian keemasan” atau a golden song.

PEMAHAMAN

  • Ayat 3-4. Ada dua macam orang yang disebutkan Daud di ayat 3 dan 4.  Siapakah mereka? Apa yang Daud pelajari mengenai mereka?
  • Ayat 5-8. Apa saja yang berkat yang telah diberikan oleh Tuhan kepada Daud sehingga ia bersyukur dan memuji Tuhan?
    • Ayat 9-11. Bagaimana Daud memandang masa depannya bersama Tuhan?

Daud melihat ada dua macam orang yang ada di sekitarnya. Pertama, orang-orang kudus (yaitu mereka yang beribadah kepada Tuhan) yang menjadi “kesukaannya” (artinya, menjadi teladan) bagi Daud. Kedua, para penyembah berhala yang meninggalkan Tuhan dan yang kehidupannya semakin menyedihkan (memprihatinkan). Daud melihat perbedaan yang jelas di antara mereka.

Selain itu, Daud juga mempunyai pengalaman pribadi bersama Tuhan. Dalam ayat 5a, istilah “warisan” dan “piala” menunjukkan bahwa Daud menerima baik berkat jasmani (berupa tanah dan harta kekayaan lainnya) maupun rohani (berupa keselamatan) dari Tuhan. Demikian pula dalam ayat 5b-6, Daud mengaku bahwa Tuhanlah yang telah memberikan “keberuntungan” di dalam hidupnya (dilambangkan dengan “tali pengukur” yang jatuh ke tempat-tempat yang terbaik). Namun, masih ada bentuk berkat Tuhan yang penting bagi Daud: penyertaan Tuhan dalam kehidupannya (ay. 7-8). Tuhanlah yang menasihati dan mengajari Daud (ay. 7) dan menopang Daud menghadapi pergumulan hidupnya (ay. 8). Semua “pengalaman emas” bersama Tuhan itulah yang membuat Daud selalu memuji Tuhan dan mempercayakan masa depannya di tangan Tuhan.

REFLEKSI
Pernahkah Anda mengalami “peristiwa emas” bersama Tuhan? Bagaimana peristiwa itu meneguhkan iman Anda? Bagaimana cara Anda “mengabadikan” peristiwa tersebut?

TEKADKU
Ya, Tuhan, aku bersyukur atas penyertaan-Mu dalam hidupku. Berikanlah aku hikmat dan kepekaan agar aku mampu mendengar dan menaati pimpinan-Mu.

TINDAKANKU
Aku akan bersaksi kepada minimal satu orang mengenai cara Tuhan memberi hikmat dan memimpin hidupku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*