suplemenGKI.com

Hidup Dalam Kebenaran

Yohanes 18:33-37

Pengantar
Bagi orang yang sudah terbiasa menjalani hidup dengan hal-hal yang rutin, maka adanya suatu perubahan besar akan dianggap sebagai suatu masalah dalam hidupnya. Apalagi perubahan itu terjadi karena orang / orang-orang yang ada disekitarnya.Dan masyarakat sudah terbiasa menganggap orang itu biasa-biasa saja. Inilah yang terjadi ketika Yesus dan murid-muridNya mulai mengajar dan memberitakan kebenaran.

Pemahaman

Ay 33, Mengapa Pilatus kembali lagi ke gedung pengadilan dan menanyai Yesus?

Ay 34, Apa jawaban Yesus terhadap pertanyaan dari Pilatus?

Ay 35, Apa yang diinginkan Pilatus terhadap Yesus?

Ay 36-37, Apa jawaban Yesus terhadap pertanyaan Pilatus terhadapnya ?

Untuk menyatakankebenaran di tengah-tengah orang-orang yang tidak mau mendengarkan memanglah hal yang sulit, sehingga akan menjadi lebih sulit lagi kalau kita  menjalani hidup dalam kebenaran, ditengah-tengah orang yang tidak takut akan kebenaran.

Ketika Yesus diperhadapkan di pengadilan, sulit sekali menemukan kesalahan apa yang dilakukan Yesus. Hal ini terjadi di dalam diri Pilatus, Pilatus ingin mengadili Yesus dengan benar, namun ia sulit sekali menemukan apa yang menjadikan Yesus harus dibawa ke pengadilan. Pilatus sudah mencari tahu dari orang banyak, namun belum mendapat jawaban yang memuaskan maka Pilatus akhirnya menjumpai  Yesus dan menanyakan secara langsung.Tapi Pilatus juga tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan dari Yesus. Bahkan Yesus membuat pernyataan bahwa kerajaanNya bukan dari dunia ini, maka Yesus tidak akan mengerahkan kekuatan kerajaanNya untuk melawan tentara Romawi. Yesus justru mengingatkan Pilatus dari mana Ia berasal, dan kerajaanNya bukan seperti kerajaan yang lain. Yesus menjelaskan kepada Pilatus bahwa la lahir dan datang ke dalam dunia ini untuk memberi kesaksian tentang kebenaran.

Namun sayangnya bangsa Israel justru menolak Yesus karena Yesus selalu dianggap sebagai anak Yusuf, tukang kayu, dan Maria ibunya. Orang yang sudah terbiasa melihat keseharian Yesus, merasa aneh kalau Yesus berbicara tidak sesuai dengan kenyataannya. Maka mereka semua senang kalau Yesus tidak ada di tengah-tengah mereka. Dengan demikian mereka berusaha meniadakan Yesus, sesuai dengan harapan mereka. Maka Yesus ditangkap dan diadili dengan cara tidak adil.

Refeksi
Renungkanlah: Apakah kita sudah hidup dalam kebenaran? Seberapa banyak/besar kita ini memperjuangkan kebenaran?

Tekad
Ya Tuhan, seringkali kami hidup hanya menuruti jalan dunia saja, kami tidak mencoba untuk jalan dalam kebenaranMu ya Tuhan, ampunilah kami ya Tuhan.

Tindakanku
Hari ini saya hidup dalam kebenaran, saya menjaga untuk berkata-kata apa adanya dan jujur.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*