suplemenGKI.com

Kegeraman Musa dan Harun

Bil 20:1-13

 

Pengantar
Menjadi seorang pemimpin bukanlah hal yang mudah,butuh kesabaran dan kebesaran hati untuk dapat memimpin dengan baik, apalagi yang dipimpin bukan orang-orang yang mudah diatur pasti diperlukan tenaga yang ekstra untuk dapat memimpin dengan baik. Bagaimana Musa memimpin bangsa Israel yang terkenal dengan sebutan bangsa yang tegar tengkuk? 

Pemahaman

Ay 1-2, Apa yang terjadi pada bulan pertama  pada bangsa Israel?

Ay 3-5, Apa yang dikatakan bangsa Isreal kepada Musa dan Harun dan apa yang dilakukan Musa dan Harun?

Ay 6-9, Apa yang dikatakan Tuhan kepada Musa dan Harun?

Ay 10-11, Apa yang diperbuat Musa dan Harun terhadap bangsa Israel?

Ay 12-13, Apa yang Tuhan katakan kepada Musa dan Harun setelah bukit batu mengeluarkan airnya?

Dalam perjalanan bangsa Israel menuju ke tanah perjanjian, mereka mengalami duka-cita karena Miryam meninggal dunia dan di kuburkan di Kadesh.

Setelah penguburan tersebut mereka juga mengalami kesulitan air, mereka berkerumun dan mendatangi Musa dan Harun, bahkan mereka bertengkar dengan Musa dan Harun. Mereka menyatakan,  mengapa engkau memimpin kami di padang gurun, apakah engkau menghendaki kami dan ternak kami mati disini? Mengapa engkau membawa kami ketempat celaka, tempat  yang tanpa pohon ara, anggur dan delima, bahkan untuk minumpun tidak ada?

Musa dan Harun datang kepada Tuhan, dan Tuhan menjawab mereka untuk mengadakan air dengan cara memukul gunung batu dengan tongkat tersebut.

Setelah air keluar dari gunung batu tersebut, Tuhan menegur Musa dan Harun, karena dianggap tidak mempercayai Tuhan dan berlaku tidak menghormati Tuhan di depan bangsa Israel, sehingga Tuhan tidak mengijinkan Musa dan Harun masuk ke negeri yang akan di berikan Tuhan kepada bangsa Israel.

Beberapa penafsir memberikan pendapatnya, Musa dan Harun tidak dapat masuk ke Tanah perjanjian, karena Musa marah-marah dengan bangsa Israel  dan mengeluarkan kata-kata yang tidak baik (hai orang-orang durhaka). Ada yang mengatakan karena Musa memukul gunung batu itu sampai dua kali (ay 11). Atau kalau kita perhatikan dalam Mz 106:32,33, bangsa Israel telah membuat Musa terpancing untuk marah dan mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas sebagai pemimpinbesar.

Musa menyadari hal itu dan Musa serta Harun tetap melaksanakan tugasNya sampai selesai.

Refleksi
Renungkanlah: pernahkah anda jadi pemimpin yang bertindak seperti Musa yang marah melihat kelakuan bangsa Israel?

Tekadku
Ya, Tuhan, ampunilah kami para pemimpin yang mudah marah ketika melihat orang-orang yang dipimpin tidak berkenan di hati kami.

Tindakanku
Hari ini berusaha sabar dan tidak akan marah ketika melihat perbuatan orang lain yang tidak berkenan di hati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*