suplemenGKI.com

Yohanes 2:5-11.

 

“Mujizat Tuhan Nyata Dalam Partisipasi Manusia”

Pengantar:
            Menurut KBBI, Mujizat adalah kejadian atau peristiwa ajaib yang sulit dijangkau oleh kemampuan akal dan pikiran manusia. Jadi mujizat itu terjadi adalah sebagai bukti kuasa Sang Ilahi. Sesungguhnya Tuhan Yesus dapat berkarya melakukan mujizat dalam diri setiap orang jika Ia menghendaki. Tetapi Tuhan Yesus juga dapat menyatakan mujizat-nya dalam partisipasi manusia. Nah sejauh manakah partisipasi manusia dalam mewujudkan karya mujizat Tuhan dalam kehidupannya? Mari kita telusuri firman Tuhan hari ini. 

Pemahaman:

  1. Apakah makna pesan Maria kepada para pelayan di ayat 5?
  2. Pelajaran apa yang bisa dipelajari dari tindakan para pelayan? (v. 7-8)

Jawaban Yesus kepada Maria di ayat 4 “…saat-Ku belum tiba” tidak menyurutkan Maria untuk terus berharap agar Yesus melakukan suatu solusi bagi masalah yang terjadi dalam pesta perkawinan di Kana. Itu sebabnya Maria berkata kepada para pelayan untuk melakukan apapun yang akan dikatakan oleh Yesus, walaupun Yesus belum berkata apa-apa kepada mereka. Rupanya Maria tetap memiliki pengharapan bahwa Yesus akan membantu memberikan jalan keluar agar pesta pernikahan tidak berujung memalukan bagi ke dua mempelai. Inilah sikap percaya yang dimiliki oleh Maria. Yesus berkata “Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air” Inilah saatnya kuasa Yesus ada dalam waktu-Nya. Kemudian para pelayan pun melakukan apa yang diperintahkan oleh Yesus dan apa yang terjadi? Semua air biasa yang ada dalam tempayan-tempayan itu berubah menjadi anggur dengan kualitas tinggi. Saudara, Yesus tentu bisa mengubah air biasa menjadi anggur tanpa melibatkan para pelayan, tetapi Yesus hendak menunjukkan bahwa kuasa mujizat-Nya nyata dalam partisipasi manusia, maka Ia melibatkan para pelayan itu. Selanjutnya para pelayan itu diperintahkan oleh Yesus untuk mencedok air yang sudah menjadi anggur itu dan memberikannya kepada pemimpin pesta, untuk membuktikan bahwa telah terjadi mujizat besar di mana air menjadi anggur. Inilah yang dihayati bahwa mujizat Tuhan nyata dalam partisipasi manusia, yaitu ketika manusia tunduk, taat dan siap sedia melakukan apa yang Allah perintahkan. Tidak hanya berdiam diri, menunggu Allah bertindak. sesungguhnya Allah selalu menyatakan mujizat-Nya melalui tangan, kaki, pikiran, ide manusia.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Pernahkah saudara berdoa minta Tuhan bertindak menolong saudara, tetapi Tuhan seolah diam saja? Mengapa, karena mujizat Tuhan terhalang ketika kita diam saja.

Tekad:
Ya Tuhan, saya bertekad untuk taat dan menuruti perintah-Mu, karena di dalam ketaatan itulah mujizat-Mu akan nyata dalam hidup saya.

Tindakkan:
Saya akan belajar menjadikan setiap karya baik saya sebagai media terjadinya mujizat Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«