suplemenGKI.com

NAJIS MENURUT ALLAH

Markus 7:14-23

 

Pengantar
Ada kelompok masyarakat atau agama tertentu yang berpikir bahwa dengan menjauhkan diri dari makanan atau benda tertentu, mereka akan menjadi najis. Arti kata najis sendiri dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah kotor yang menjadi sebab terhalangnya seseorang untuk beribadah kepada Allah. Apa yang firman Tuhan katakan tentang najis? Mari kita renungkan!

Pemahaman
Cerita sebelumnya adalah ketika Yesus menegur serombongan orang Farisi dan beberapa ahli Taurat yang mengatakan bahwa para murid Yesus najis ketika mereka tidak membasuk tangan sebelum makan. Yesus juga menegur dengan keras kemunafikan mereka yang mengabaikan firman Allah untuk melakukan adat istiadat yang mereka buat sendiri.

  • Ayat 14-15            : Apakah yg selanjutnya dilakukan oleh Tuhan Yesus?
  • Ayat 17-23            : Bagaimana penjelasan Tuhan Yesus tentang sesuatu yang najis?
  • Bagaimanakah seharusnya sikap kita untuk menghindari hal-hal yang najis?

Yesus memanggil lagi orang banyak dan menjelaskan dengan tegas bahwa “Apa pun dari luar, yang masuk ke dalam seseorang, tidak dapat menajiskannya, tetapi apa yang keluar dari seseorang, itulah yang menajiskannya.” (Ay. 14). Yesus memberitahukan bahwa yang membuat seseorang najis bukanlah sesuatu yang masuk ke dalam seseorang, melainkan apa yang keluar dari seseorang.

Setelah Yesus mengatakan hal itu, rupanya para murid ada yang tidak mengerti arti dari perumpamaan itu. Dan Yesus juga dengan sabar menjelaskan artinya bahwa segala sesuatu (makanan) yang masuk ke dalam tubuh tidak menajiskan, karena bukan masuk ke dalam hati, tetapi ke dalam perutnya, lalu di buang di jamban. Dengan demikian Yesus mengatakan bahwa semua makanan halal, meskipun makanan itu dimakan dengan tangan yang belum dicuci (Ay. 17-19). Yang membuat seseorang najis adalah “apa yang keluar dari seseorang” sebab dari dalam hati seseorang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, dll. Semua hal-hal yang jahat itulah yang menajiskan seseorang (Ay. 20-21).

Dengan demikian, untuk bisa menghindari hal-hal yang najis menurut firman adalah menjaga hati dan pikiran kita dari segala sesuatu yang jahat.

Refleksi
Renungkanlah: Cara yang tepat untuk kita bisa menjaga hati dan pikiran kita adalah dengan cara terus menerus dibaharui dengan firman Tuhan, yang akan mengubahkan hati kita.

Tekadku
 Ya Tuhan, tolong saya untuk bisa menjaga hati dan pikiran saya dari segala sesuatu yang jahat

Tindakanku
Minggu ini adalah pembukaan bulan keluarga, melalui renungan hari ini saya akan mengajak keluarga saya untuk bisa menjaga hati dan pikiran dengan rajin bersaat teduh dan membaca firman Tuhan supaya firman Tuhan terus menerus membaharui setiap hati anggota keluarga saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«