suplemenGKI.com

MINGGU, 2 JUNI 2013

01/06/2013

MATIUS 6:25-34

DON’T WORRY & BE HAPPY

 

PENGANTAR
Apakah Anda pernah mendengar (melihat) judul renungan hari ini di media TV atau cetak?  Judul tersebut adalah tagline iklan salah satu perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia yang sering ditayangkan di media TV beberapa tahun lalu.  Menurut saya tagline tersebut sangat menarik karena singkat namun membawa pesan yang sangat jelas bagi masyarakat.  Dapat diakui bahwa strategi iklan tersebut sangat jitu.  Namun apakah tagline tersebut bisa dengan mudah diaplikasikan dalam hidup sehari-hari?  Pertanyaan yang tidak mudah dijawab.  Apalagi saat ini ada banyak orang yang sedang dilanda kekuatiran baik dalam hal keuangan, pekerjaan, penyakit, masa depan.  Dan apakah mungkin kita tidak perlu kuatir?

Marilah kita bersama-sama merenungkan bacaan kita hari ini sebagai bahan refleksi atas pergumulan iman kita.

PEMAHAMAN
Dalam bacaan kita hari ini ada beberapa hal penting yang perlu kita renungkan yaitu : Mengapa Tuhan memberi perintah agar ‘jangan kuatir’?
( ayat 25-26 )

Bagaimana caranya supaya kita tidak kuatir? (ayat 33-34 )

Dalam kehidupan kita tentu ada banyak kekuatiran.  Mungkin hari ini kita kuatir dalam hal keuangan, masa depan, pasangan hidup, pekerjaan, sakit penyakit, makanan, dll.  Dalam perikop ini setidaknya kita dapat melihat ada 3 alasan yang menyebabkan kita tidak boleh kuatir yaitu :

  • Kita ini buatan Allah sehingga seharusnya kita percaya bahwa Dia pasti menjaga dengan sempurna (ayat 25-26)
  • Kekuatiran tidak mendatangkan kebaikan dalam hidup kita tetapi justru melemahkan semangat kita serta dapat menimbulkan sakit penyakit (ayat 27)
  • Tuhan pasti sanggup memelihara kehidupan kita (ayat 31-32)

Dengan merenungkan kembali kebenaran diatas kita diingatkan siapa Tuhan yang kita imani.  Percayalah bahwa Dia lebih besar dari segala persoalan dalam hidup kita.  Lalu apa yang sebaiknya kita lakukan?  Setidaknya ada 3 hal yang bisa kita lakukan agar tidak kuatir:

  • Mengutamakan Tuhan dalam seluruh aspek kehidupan kita (ayat 33) sehingga kita dapat mempercayakan kehidupan kita kepadaNya.
  • Menyatakan kekuatiran dan kebutuhan kita dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur (Fil 4:6) karena kita meyakini bahwa Tuhan sanggup memenuhi segala kebutuhan kita menurut kekayaan dan kemuliaan dalam Kristus Yesus (Fil 4:19).
  • Berusaha bersikap optimis dalam menjalani hidup sambil menyadari keterbatasan-keterbatasan diri kita sendiri (ayat 34).

Berdasarkan bacaan hari ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwa SEKALIPUN ADA BANYAK MASALAH YANG DAPAT MENIMBULKAN KEKUATIRAN DALAM HIDUP KITA NAMUN KITA WAJIB BERUSAHA AGAR KEKUATIRAN TERSEBUT JANGAN SAMPAI MENGUASAI KEHIDUPAN KITA.

REFLEKSI
Coba Anda renungkan kekuatiran apa saja yang masih menyelimuti hati dan pikiran Anda saat ini?  Katakan kepada-Nya!

TEKADKU
Tuhan Yesus berikanlah kekuatan agar aku dapat menanggalkan kekuatiran dalam hidupku dan meletakkannya dalam tangan kuat yang menopangku yaitu Engkau.

TINDAKANKU
Setiap hari belajar untuk mendoakan semua kekuatiran yang masih tersimpan dalam hatiku!

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»