suplemenGKI.com

BERTAHAN DALAM PENDERITAAN IMAN

Matius 5:10-12

 

Pengantar
Ada seorang anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar, mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari beberapa teman di kelasnya. Anak itu sering dihina dan diajak berdebat tentang siapa Yesus yang sesungguhnya. Dengan kepolosannya, ia memberikan jawaban sesuai dengan pemahamannya di usia yang masih sangat muda.Tetapi setelah memberikan jawaban atas pertanyaan yang diberikan, anak itu justru dipukul kepalanya dengan menggunakan bolpoint sehingga menangis. Hal itu diketahui oleh gurunya. Beberapa teman yang memperlakukan dengan sewenang-wenang, akhirnya dipanggil dan disuruh untuk meminta maaf. Saudara, sebagai orang yang percaya kepada Yesus Kristus, adakalanya kita mengalami perlakuan yang tidak menyenangkan oleh orang-orang yang membenci Kristus. Apa yang harus kita lakukan ketika hal itu terjadi?

Pemahaman

  • Ayat 10-12: Penghiburan apakah yang akan diterima bagi orang-orang yang menderita karena kebenaran?

Penganiayaan akan menimpa semua orang yang berusaha untuk hidup sesuai dengan Firman Allah demi kebenaran. Mereka yang mempertahankan standar kebenaran, keadilan, dan kesucian, yang pada saat bersamaan tidak mau berkompromi dengan dunia, akan menjadi tidak populer, ditolak, dan dikecam. Orang-orang yang mencela umat yang dikasihi Allah dengan ejekan-ejekan yang kejam, sama saja dengan menganiaya mereka. Pada saat orang percaya mengalami penderitaan ini, Yesus mengajarkan untuk bersukacita. Hal ini bukan perkara yang mudah, karena kita diminta untuk bersukacita dalam kondisi menderita. Padahal dalam keadaan penderitaan, kita dapat berputus asa dan hilang pengharapan. Namun, sukacita ini pada akhirnya akan berbuah manis, yakni mendapat upah. Upah yang telah dijanjikan itu adalah Kerajaan Sorga. Jadi, bertahanlah dalam penderitaan karena kebenaran, yakni karena Kristus. Jadi sekalipun di dunia kita mengalami penderitaan iman bertubi-tubi, pada akhirnya nanti akan sukacita dan penghiburan yang abadi.

Refleksi
Jika kita membaca Alkitab secara keseluruhan, kita akan menemukan tokoh-tokoh yang memperjuangkan imannya di tengah situasi dan kondisi yang dapat mengancam nyawa mereka. Mungkin perjuangan iman yang kita hadapi tidak seberat mereka yang disiksa secara fisik. Bisa jadi kita dikucilkan atau ditolak karena status kita sebagai orang Kristen di tengah pekerjaan maupun lingkungan sehari-hari. Ketika hal itu terjadi, Tuhan menginginkan agar kita tidak membenci mereka, dan merangkul mereka dalam kasih Kristus.

Tekadku
Tuhan, ampuni bila selama ini aku menyerah dengan penderitaan iman yang aku alami. Ajarku untuk mengampuni mereka yang telah menyakitiku dan tetap mengasihi mereka.

Tindakanku
Aku akan mendoakan dan mengampuni salah seorang yang telah menolakku karena imanku kepada Kristus, agar ia beroleh belas kasih dari Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«