suplemenGKI.com

KASIH YANG MENYELURUH

Matius 22:34-46

 

Pengantar
Dalam menjalani hidup pada masa sekarang di era kebiasaan baru, ada begitu banyak peraturan yang harus dipatuhi karena berkaitan dengan protokol kesehatan. Bagi sebagian orang, peraturan-peraturan ini menjadi berat dan sulit dilakukan karena belum terbiasa. Hal tersebut adalah contoh dari hidup yang hanya memikirkan peraturan, boleh atau tidak untuk dilakukan, dan belum memahami secara penuh esensi dari setiap peraturan itu. 

Pemahaman
Ayat 34-40   : Apa yang terjadi antara Yesus dengan seorang ahli Taurat?
Ayat 41-46   : Apa maksud dari ungkapan yang disampaikan oleh Yesus?

Peraturan dibuat bukan untuk mengekang atau memenjarakan hidup, tetapi dibuat untuk dapat dipahami secara utuh karena membawa kebaikan. Pesan itu yang ingin disampaikan Yesus melalui percakapannya dengan ahli Taurat dan orang-orang Farisi. Dalam konteks kehidupan Yahudi, hukum Taurat berisi 613 ketetapan Firman Allah dengan 248 perintah bersifat positif dan 365 perintah bersifat negatif. Semua perintah itu adalah perintah yang mengatur kehidupan manusia. Ahli-ahli Taurat selalu menganggap dirinya memahami dan mengetahui seluruh isi Hukum Taurat. Mereka memahami dengan pola apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak dapat dilakukan oleh manusia tanpa mampu menjelaskan secara tepat tentang maksud dan tujuan dari peraturan-peraturan tersebut. Maka dari itu, salah seorang ahli Taurat maju dan mengajukan persoalan dengan tujuan untuk mencobai Yesus dengan menanyakan mana hukum yang paling utama dan terutama. Dari kondisi ini, kita dapat memahami bahwa ahli Taurat menginginkan Yesus memberi jawaban dari salah satu hukum Taurat yang jumlahnya ratusan itu.

Pertanyaan tersebut dijawab dengan dua jawaban, yaitu “kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu” sebagai hukum yang terutama,yang merupakan kutipan dari Ul.6:5, dan “kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” yang dikutip dari Im.19:18. Kedua hukum ini disampaikan oleh Yesus untuk menunjukkan bahwa kasih kepada Allah dengan segenap hati dan akal budi sama sekali tidak dapat dipisahkan dengan kasih kepada sesama. Namun sayangnya, hal itu dilakukan oleh ahli Taurat karena mereka tidak sungguh-sungguh memahami peraturan-peraturan tersebut. Dampaknya dari hukum Taurat adalah hukum yang membelenggu dan tidak membebaskan setiap orang untuk mengasihi Tuhan dan sesama secara utuh.

Yesus juga mengutarakan pertanyaan kepada orang-orang Farisi tentang Mesias. Pertanyaan ini seharusnya dengan mudah dijawab oleh orang-orang Farisi dengan tepat, sebab mereka telah belajar tentang hukum dan perjanjian, serta nubuat-nubuat yang pernah diungkapkan oleh para nabi di Perjanjian Lama tentang hadirnya Mesias. Namun sayangnya, seperti pada bagian sebelumnya, lagi-lagi terjadi kegagalan dalam memahami siapa Yesus Kristus itu. Orang-orang Farisi menyebutnya sebagai Anak Daud, yang kemudian direspons oleh Yesus agar mereka menjelaskan bagaimana Daud bisa tunduk kepada Anak tersebut. Orang-orang Farisi masih berpikir secara sistem silsilah keluarga pada umumnya dan tidak menempatkan pikirannya dalam pemahaman yang tepat, yaitu pemahaman tentang Anak yang berkaitan dengan Allah Bapa.

Refleksi
Kisah-kisah tersebut memberi gambaran kepada kita tentang hidup beriman bukan hanya sebatas pengetahuan, tetapi dibutuhkan pemahaman yang penuh dan menyeluruh, terutama ketika berkaitan dengan kehidupan kita bersama dengan Yesus dan juga sesama kita. Yesus menekankan bahwa semua kasih itu penting untuk dijalankan dalam kehidupan kita. Sekarang sudah waktunya bagi kita untuk menerapkan kasih yang saling berkesinambungan itu: kasih antara kita, Tuhan, dan sesama yang terjalin erat dan nyata. Marilah kita mulai melakukannya bersama dengan anggota keluarga kita.

Tekadku
Tuhan, ajarilah aku agar dapat mewujudkan kasih yang menyeluruh di antara aku sebagai pribadi kepada Engkau dan juga bagi keluargaku.

Tindakanku
Saya mau memberikan waktu untuk berkumpul dan berbagi kisah bersama (quality time) dengan seluruh anggota keluarga.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«