suplemenGKI.com

Setelah semalaman Yesus dan murid-murid-Nya melayani orang banyak, maka pada bagian ini menceritakan Yesus memerintahkan murid-murid-Nya untuk pergi mendahului-Nya dengan menggunakan perahu, sedangkan Yesus pergi menuju bukit untuk berdoa seorang diri.

1.       Ay 46-48, Apa yang terjadi pada murid-murid Yesus ketika mereka menyebrangi danau galilea?

2.       Ay 49-51,Apa yang dilakukan oleh Yesus ketika mereka mengalami permasalahan tersebut?

3.       Ay 49-52, Apa yang menjadi reaksi dari murid-murid Yesus dari awal  sampai akhir dari peristiwa tersebut?

4.       Ay 53-55, Apa yang menjadi reaksi orang banyak ketika mengetahui Yesus dan murid-murid-Nya tiba di Genesaret?

5.       Ay 56, Apa yang dilakukan oleh orang banyak itu atas kehadiran Yesus dan apa pula yang Yesus lakukan terhadap orang banyak tersebut?

 

Renungan

                Para murid menempuh perjalanan menyeberangi danau Galilea untuk menuju ke Betsaida, ditengah perjalanan terjadi angin sakal yang membuat perahu mereka sulit untuk bergerak maju. Para murid berupaya sepenuhnya untuk dapat membawa maju perahunya, namun hal itu sia-sia belaka karena kuatnya angin sakal tersebut. Di dalam ketidakberdayaan tersebut Yesus hadir dengan cara berjalan diatas air, tentunya hal ini menambah ketakutan bagi para murid yang sedang berupaya keluar dari angin sakal tersebut. Para murid mengira itu hantu yang sedang menghampiri mereka, sehingga reaksi mereka berteriak-teriak. Yesus segera menghampiri mereka dan berkata: “tenanglah Aku ini, jangan takut”, lalu Yesus masuk dalam perahu itu dan menenangkan ombak tersebut, maka anginpun menjadi tenang. Para murid semakin tercengang dengan apa yang dilakukan Yesus, pertama melihat Yesus berjalan di atas air, kedua menenangkan angin sakal dan yang ketiga mengetahui kalau para murid sedang dalam bahaya, sedangkan mereka menyaksikan kalau tadi Yesus berada di bukit untuk berdoa seorang diri.

                Pada bagian lain dikisahkan bahwa kedatangan Yesus selalu dinanti-nantikan dan diikuti terus-menerus. Orang banyak semakin mengerti bahwa Yesus hadir sebagai orang yang mempunyai kuasa yang luar biasa. Kehadiran Yesus selalu mendatangkan berkat, sehingga orang banyak semakin mempercayai Yesus sebagai penyembuh segala macam penyakit. Dari hal ini maka mereka membawa semua orang yang sakit baik di kota-kota maupun di desa-desa supaya Yesus menyembuhkannya, bahkan mereka juga percaya bahwa dengan menjamah jumbaiNya saja maka orang yang sakit dapat sembuh.

                Dari hal tersebut diatas,ternyata mempercayai Yesus yang berkuasa atas segala-galanya membutuhkan waktu atau mengalami proses pematangan. Padahal kita melihat bahwa para murid bergaul dan menyaksikan langsung apa yang dikatakan dan dikerjakan oleh Yesus. Namun ini juga bukan berarti kita mentolerir kalau kita lambat untuk percaya kepada Tuhan Yesus karena kita tidak bergaul dengan Yesus secara langsung. Yang pasti sebuah proses untuk menjadi percaya itu harus kita hargai, baik itu prosesnya cepat ataupun lambat.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Next Post
»