suplemenGKI.com
praying

praying

2 Kor 5:20-6:10

Menghargai Anugerah Allah

                Pada bagian ini Paulus ingin mengingatkan kepada jemaat bahwa Allah telah mendamaikan dunia dengan diriNya melalui Yesus Kristus, dengan tidak memperhitungan pelanggaran atau dosa dunia. Berita pendamaian yang begitu agung menjadi berita yang sangat penting bagi seisi dunia, karena pendamaian antara dunia dan Allah sudah dikerjakanNya.

  1. Apa yang diharapkan Paulus kepada Jemaat di Korintus?
  2. Apa peranan orang percaya terhadap berita pendamaian tersebut?
  3. Apa yang dapat membuat kasih karunia itu menjadi sia-sia?
  4. Bagaimana kasih karunia itu dapat dipertahankan bahkan dikembangkan?
  5. Apa yang dapat saya pelajari dari bagian ini?

 

Renungan:

Paulus mengharapkan jemaat di Korintus memahami bahwa kasih Allah begitu besarnya kepada manusia yang berdosa, sehingga mengutus Yesus Kristus menjadi pendamai antara manusia yang berdosa dengan Allah yang suci. Bahkan pendamaian itu terjadi tanpa memperhitungkan dosa-dosa manusia. Paulus menyadari bahwa anugerah ini hanya diterima dengan iman tanpa usaha atau jerih lelah manusia. Anugerah yang besar ini harus dihargai oleh setiap orang yang percaya.

Oleh karena hidup dalam anugerah Allah harus menjadi ciri khas orang yang percaya. Paulus memberikan beberapa contoh dalam hidupnya. Pertama, Hidup tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain baik yang percaya atau yang belum percaya. Bagi Paulus, sikap hidup yang benar mutlak ditunjukkan oleh orang yang percaya, hidup yang menurut pada kehendak Allah bukan hidup semaunya sendiri. Kedua, Hidup sebagai pelayan Allah, orang yang percaya sadar bahwa hidupnya yang sudah di dalam anugerah Allah harus diabdikan kepada Allah bukan kepada yang lain. Menjadi pelayan Allah atau melayani Allah harus menjadi kebanggaan bagi orang yang percaya, sehingga seumur hidupnya ia/mereka menjadi pelayan-pelayan Tuhan melalui setiap tatenta yang ia miliki. Ketiga, Sabar menghadapi penderitaan. Bagi orang yang percaya kehidupan di dalam dunia ini tidak hanya dilalui dalam kesenangan saja namun juga dalam kesusahan atau penderitaan. Maka sebagai orang percaya yang hidup dalam penderitaan, kita hadapi hal ini dengan kesabaran yang dari Tuhan. Walaupun sedang menghadapi penderitaan atau kesukaran namun ia percaya bahwa Tuhan tetap mendampinginya.

Orang yang hidup dalam anugerah Allah senantiasa menjaga kemurnian hatinya, sehingga kehidupan duniawi tidak menghancurkannya. Anugerah Allah harus kita pelihara dengan baik bahkan kita tumbuh kembangkan dengan baik. Marilah kita menyenangkan hati Tuhan dengan menghargai apa yang telah Tuhan berikan bagi kita orang yang berdosa. Amin

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*