suplemenGKI.com

Bacaan Galatia 4:1-11

TIDAK ADA LAGI PERHAMBAAN

Paulus mengingatkan akan status kita sebagai anak-anak Allah, yang berbeda dengan status kita sebagai hamba  dosa. Kalau dulu sebelum mengenal Allah, kita memang hidup dalam dosa dan kuasa dosa membelenggunya, namun setelah mengenal Allah kita seharusnya tidak diperbudak lagi oleh dosa.

1.      Bagaimana ciri-ciri orang yang hidup belum mengenal Allah?

2.      Bagaimana ciri-ciri orang yang mengenal Allah?

3.      Mengapa orang yang sudah mengenal Allah yang benar masih hidup dalam dosa?

4.      Apa arti bacaan tersebut buat anda?

Renungan

Paulus menggambarkan orang-orang yang hidup tidak mengenal Allah yang benar sebagi orang yang belum dewasa atau belum akil balig, sedangkan orang yang sudah mengenal Allah yang benar sebagi orang yang sudah dewasa.

Paulus mencoba menguraikan ciri-ciri orang yang belum mengenal Allah yang benar antara lain: takluk kepada roh-roh dunia, takluk kepada allah-allah, memelihara hari-hari tertentu, bulan-bulan, masa-masa yang tetap dan tahun-tahun. Mereka ini lebih mempercayai perkataan orang ”pintar”, peramal-peramal, dukun-dukun, paranormal dll. Karena mereka memelihara hari-hari tertentu, maka segala sesuatu yang akan mereka lakukan harus dilihat hari dan jam yang cocok. Sebagai contoh, orang mau menikah mencari bulan yang baik dan hari yang baik, ada anggota keluarga yang meninggal maka akan dicarikan hari yang baik untuk pemakamannya dll. Orang yang belum mengenal Allah, ia hidup dibawah kuasa dosa dan menikmati dosanya.

Paulus juga mengingatkan bahwa orang yang sudah mengenal Allah yang benar juga memiliki ciri-ciri antara lain: berani meninggalkan hidup lamanya, berani meninggalkan dosanya, mengenal Yesus Kristus, dapat memanggil Bapa, dan Roh Allah hidup di dalamnya. Orang yang sudah mengenal Allah yang benar maka ia menjadi anak Allah, yang tahu akan hak warisNya. Anak Allah tidak akan diperhamba lagi oleh dosa-dosa atau oleh kuasa-kuasa roh-roh dunia. Sehingga kita yang hidup sebagai anak Allah, semakin hari semakin hidup di dalam kekudusan. Orang yang percaya menyadari bahwa Roh Allah yang hidup di dalamnya lebih besar dari roh yang ada di dalam dunia ini, sehingga ia tidak takut dengan kuasa-kuasa kegelapan yang ada.

Kesadaran bahwa Roh Allah hidup di dalam kehidupan kita sangat penting sekali, karena ini dapat membawa kita kepada kehidupan yang benar-benar berkenan kepadaNya dan menuju kepada kesempurnaan Kristus.

Allangkah indahnya hidup ini kalau kita hidup tidak dalam perhambaan dosa, kita dapat menguasai diri dengan baik karena Roh Allah hidup dalam kita.

Membuktikan kita sebagai anak Allah, bukan dengan perkataan kita saja namun juga dalam perbuatan kita

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»