suplemenGKI.com

Bagian ini menceritakan pertama kali mereka berkumpul kembali, setelah penyaliban Yesus. Suasana tegang meliputi mereka, karena Yesus sebagai pemimpin mereka sudah tidak ada lagi. Perasaan murid-murid Yesus sangat tidak menentu karena mereka juga mengetahui bahwa mayat Tuhan Yesus tidak ditemuan dalam kubur-Nya. Kecemasan itu bertambah besar, karena orang-orang Yahudi mulai menangkapi murid-murid-Nya, sehingga mereka bertambah-tambah takutnya.

1.      Ay 19, Menggambarkan kondisi para murid. Apa yang sedang terjadi pada diri murid-murid Yesus? Bagian manakah yang menyatakan kondisi mereka yang sesungguhnya?

2.      Ay 19b-20, Tuhan Yesus hadir secara tiba-tiba dalam pertemuan para murid. Apa yang dikatakan Tuhan Yesus pertama berjumpa dengan para murid? Apa maknanya bagi para murid?

3.      Ay 20, Tuhan Yesus membuktikan keberadaan-Nya kepada para murid. Apa yang dilakukan Tuhan Yesus terhadap para murid-Nya?

4.      Ay 21-23, Tuhan Yesus mengutus para murid-Nya dan memberikan kuasa kepadanya. Apa yang dipesankan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya?

5.      Ay 24-25, Menceritakan bagaimana murid-murid Yesus bersaksi tentang kebangkitan Tuhan Yesus kepada Tomas, namun Tomas tidak mempercayai kesaksian murid-murid Yesus. Apa yang dikatakan Tomas kepada para murid yang lain tentang kebangkitanNya?

6.      Ay 26-29, Delapan hari kemudian, Tuhan Yesus menampakkan diri kepada para murid termasuk Tomas di dalamnya. Apa yang dikatakan Tomas, terhadap apa yang dilihatnya? Dan apa yang dikatakan Tuhan Yesus kepada Tomas?

7.      Ay 30-31, Bagian ini menjelaskan ada begitu banyak tanda-tanda yang telah dibuat Tuhan Yesus yang tidak sempat tercatat dalam kitab ini. Namun kitab ini mempunyai tujuan yang jelas, untuk setiap hal yang sudah dibuat oleh Tuhan Yesus dan dicatatnya. Menurut saudara apa tujuan penulisan kitab ini?

 

Renungan:

      Kehilangan seorang pemimpin sangat berpengaruh sekali kepada anak buahnya, demikian gambaran murid-murid Yesus yang telah ditinggal oleh Yesus yang mati datas kayu salib. Perasaan kehilangan itu semakin bertambah besar mana kala mereka tidak menemukan mayat Yesus. Mereka semakin ketakutan karena menurut dugaan mereka ada yang mengambil mayat Yesus. Dalam kehidupan bersama dengan orang Yahudi yang lain mereka merasa semakin terancam ketika banyak orang Yahudi yang mulai menteror dan menangkap orang-orang yahudi yang menjadi pengikut Kristus. Dalam suasana yang tercekam inilah para murid berkumpul kembali dalam satu ruangan dan mereka mengunci rapat-rapat pintu masuk tersebut.

        Tuhan Yesus yang bangkit menampakkan diri-Nya kepada para murid-Nya dan memberi salam damai sejahtera. Salam ini sangat menyejukan sekali bagi para murid karena mereka sedang ketakutan dan sekarang mereka mendapat penghiburan dan kekuatan kembali dari Tuhan Yesus.

       Tuhan Yesus juga menemui Tomas yang tidak percaya akan kebangkitan-Nya, Tuhan Yesus menyapa Tomas dan menunjukkan bukti bahwa Ia memang bangkit. Dan Tuhan Yesus berkata: “Karena engkau telah melihat Aku,maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidakmelihat, namun percaya”. Hal ini juga berlaku bagi kita semua, berbahagialah kita yang tidak melihat Tuhan Yesus namun tetap percaya kepada-Nya. Oleh sebab itu biarlah kebahagiaan yang kita miliki karena percaya kepada Tuhan Yesus dapat kita bagikan kepada orang lain yang belum merasakannya, seperti harapan dari penulis kitab ini, supaya kamu percaya bahwa Yesus Mesias, Anak Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • yulius thome says:

    Terima kasih untuk renungannnya yang menggugah iman percaya. Berbahagialah yang tidak melihat namun percaya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*