suplemenGKI.com

Bacaan : Yohanes 6 : 52 – 58

Tema : Tuhan Yesus menjadikan Diri-Nya makanan dan minuman

PENGANTAR
Makanan dan minuman adalah sesuatu yang penting bagi kehidupan manusia. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang tidak membutuhkan makanan dan minuman. Apa jadinya jika kehidupan manusia tanpa makanan dan minuman ? Manusia akan kepaparan, kehausan, ringkih, mudah sakit bahkan akan masuk dalam kematian. Karena kelaparan orang bisa berbuat apa saja, mencuri, merampok, menipu dan lain sebagainya. Inilah sebabnya, mengapa Tuhan Yesus memberikan Diri-Nya sebagai makanan dan minuman. Hal itu dilakukan Tuhan Yesus untuk memberi kekuatan baru. Tuhan Yesus tidak menghendaki kita lemah, ringkih dan jatuh dalam dosa, tetapi menghendaki kita kuat dan berkemenangan.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa Tuhan Yesus mengatakan, : “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal”  ?(ayat 54) bagaimana kita memaknai pernyataan tersebut ?
  2. Apa makna dari pernyataan Yesus, “Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia tinggal didalam Aku dan Aku didalam dia”. ( ayat 56 ).

Pernyataan Tuhan Yesus, Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku” memang sulit di pahami. Disini Tuhan Yesus ingin membuka mata mereka ( para pendengar ) bahwa hidup manusia bukan hanya untuk mencari makanan duniawi yang dapat binasa, melainkan makanan surgawi yang dapat membawa pada hidup yang kekal. Caranya adalah, kita mengisi hati, jiwa dan pikiran kita dengan Firman yang hidup secara penuh, dan membaharui semangat hidup kita dengan hidup-Nya serta membiarkan kehidupan Yesus masuk dalam diri kita, mengalir dan meresapi setiap segi kehidupan kita. Dengan cara ini kita bersatu dengan-Nya dan menjadikan hidup kita selaras dengan kehendak-Nya.

Ada pula yang berpendapat bahwa ungkapan Tuhan Yesus disini berkaitan dengan sakramen perjamuan kudus. Jawabnya : ya bisa juga, karena sakramen perjamuan kudus didasarkan kepada kehidupan, kematian (pengorbanan), kebangkitan, kenaikan ke sorga serta kedatangan-Nya kembali. Namun inti dari perjamuan kudus adalah mempersekutukan (dipersatukannya) kembali umat yang berdosa dengan Tuhan Allah melalui karya penyelamatan Yesus Kristus (pengorbanan-Nya). Jadi kita dipersatukan dengan Kristus, kita tinggal didalam iman kepada Tuhan Yesus dan Tuhan Yesus tinggal dalam hidup kita, memimpin kita. Kristus yang ada didalam kita itulah yang harus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari, kepada orang-orang yang ada disekitar kita. Agar melalui kehidupan kita orang lain diberkati. Selamat berjuang untuk menjadi berkat bagi sesama. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Bukalah hati, jiwa anda untuk Tuhan Yesus mengisi  dan membaharui hidup anda dengan kasih-Nya……! ijinkan Tuhan Yesus tinggal dan memimpin hidup anda agar kehidupan anda menjadi berkat bagi sesama.

TEKADKU
Ya Tuhan saya membuka hati dan hidup saya agar Engkau masuk dan memimpin hidup saya dalam melakukan kehendak-Mu.

TINDAKANKU
Saya akan melakukan kebaikan-kebaikan kepada sesama, karena dengan cara itu saya menjadi berkat bagi sesama.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«