suplemenGKI.com

Markus 13:3-8

Waspadalah!

 

“Kejahatan bisa terjadi karena adanya kesempatan, waspadalah..waspadalah..!!!”  Kalimat ini  selalu diucapkan tokoh bang Napi di televisi untuk mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan yang bisa terjadi kapan saja.  Dalam bacaan kita hari ini ternyata Tuhan Yesus pada masa hidupnya juga sudah mengingatkan tentang kewaspadaan ini kepada murid-muridnya.

Pertanyaan Penuntun:

  1. Dalam konteks apa kewaspadaan ini diperbincangkan? (ay.2)
  2. Waspada terhadap apa sajakah? (ay.6)
  3. Bagaimana situasi yang akan terjadi yang digambarkan Tuhan Yesus?

RENUNGAN

Percakapan Tuhan Yesus  dengan para murid ini kelanjutan dari nats yang kita baca kemarin, yaitu saat Yesus berkata bahwa Bait Allah akan runtuh (ay. 2). Para murid penasaran dan ingin tahu kapan hal itu terjadi, maksudnya kapan akhir zaman atau kesudahan dari semua datang dan akan ada zaman baru.  Tuhan Yesus tidak memberi jawaban yang pasti tentang kapan waktunya, tapi justru Dia mengingatkan bahwa  para murid harus waspada terhadap orang-orang yang akan datang dan menyesatkan mereka.  “Akan datang banyak orang dengan mereka memakai namaKU dan  berkata Akulah Dia” (ay. 6).    Sebutan “Akulah …” sering dipakai Tuhan Yesus untuk menunjukan otoritas diriNYa seperti “Akulah Jalan Kebenaran dan Hidup, Akulah Roti Hidup, Akulah Gembala Yang Baik”, dll.  Tuhan Yesus juga memberi gambaran bahwa akan datang situasi yang menyesakkan dan menakutkan karena akan banyak penderitaan akibat perang dan bencana alam, namun Dia minta para murid tidaklah gelisah karena semua itu harus terjadi sebelum kesudahan dari semua.

Peringatan Yesus untuk para murid berlaku juga untuk kita sekarang ini.  Tuhan Yesus sepertinya memberi kita alarm “Waspadalah…waspadalah..!  Yang berarti kita harus berjaga-jaga terhadap musuh yang tidak kelihatan tetapi ada disekitar kita dan“mereka” (lebih dari satu tentunya) memakai (mengaku) “Akulah Dia”, dapat dikatakan bahwa kita akan menghadapi penyesat-penyesat yang memakai otoritas dan keIlahian Yesus untuk mengelabuhi kita.  Mungkin tidak kita sadari saat ini kita sedang dituntun oleh penyesat penyesat yang tidak kelihatan tapi pasti akan membawa kita kepada kehancuran, mungkin tidak kita sadari semangat kita untuk mensejahaterakan keluarga agar tidak kekurangan telah menuntun kita menjadi hamba uang.  Atau kerja keras  kita untuk  maju dalam karier telah menjadikan kita egois dan tidak peduli pada orang lain.  Atau kasih dan kedermawanan kita kepada sesama telah membuat kita menjadi pribadi yang haus pujian dan sombong.  Atau juga penderitaan, sakit penyakit atau tekanan ekonomi tanpa sadar membuat kita tidak merasa kehadiran Tuhan dalam hidup.  Akibat dari semua ini adalah terjadinya ketidak harmonisan hubungan baik hubungan manusia dengan Tuhan maupun hubungan antar manusia hingga menimbulkan banyak penderitaan (II Timotius 3:1-9).

Mari waspada!  Sebab penyesat-penyesat bisa menyusup dalam kehidupan kita tanpa kita sadari, tapi pasti akan membawa kita ke jalan yang jauh dari “Jalan Kebenaran” dan kita bisa juga tidak mengenali “Gembala Baik” yang sejati.  Namun kita bisa bersyukur hari ini Tuhan memberi kita  alarm peringatan “Waspadalah..waspadalah !!!!”

“Kejahatan bisa terjadi karena adanya kesempatan.  Waspadalah..waspadalah..!!!”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«