suplemenGKI.com

Minggu, 18 Mei 2014

17/05/2014

Yohanes 14:4-14

 

Melakukan Pekerjaan Iman

 

Pengantar
Kemarin kita merenungkan bagaimana Kristus menenangkan hati para murid yang gelisah dengan meminta mereka untuk percaya bahwa Ia sedang mempersiapkan hal yang jauh lebih baik bagi mereka. Dalam saat teduh hari ini kita juga akan merenungkan pengajaran Kristus lebih lanjut tentang arti percaya.

Pemahaman
- Untuk percaya kepada Allah, kita perlu mengenal Allah itu. Bagaimanakah cara kita mengenal Allah menurut bacaan kita hari ini?
- Apa saja yang sudah dikerjakan Kristus?  Apa pula dampak yang seharusnya terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari?

Percakapan untuk tinggal bersama di rumah Bapa bermuara pada keinginan untuk mengenal Sang Bapa, karena itu Filipus berkata, “Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami”. Namun justru permintaan ini menandakan kurangnya para murid dalam mengenal siapa Allah, yaitu kesatuan antara Bapa dan Putra. “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa”. Gagasan yang sama sebenarnya diungkapkan Kristus dalam ayat 6, bahwa Kristus adalah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Kristus. Tidaklah mengherankan apabila Kristus adalah jalan menuju Bapa, karena “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah; tetapi Anak Tunggal Allah, yang ada di pangkuan Bapa, Dialah yang menyatakan-Nya” (Yoh. 1:18). Kristus adalah Sang Kebenaran karena Dia sendiri adalah Allah. Dan kalau dikatakan bahwa Kristus adalah hidup, sebab di luar Allah manusia mati adanya. Dalam bagian lain Penulis Injil Yohanes menegaskan arti hidup yang sejati adalah kita mengenal Bapa, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Bapa utus (Yoh. 17:3). Jadi dengan mengenal Kristus kita dapat mengenal Allah, Sang kebenaran dan sumber kehidupan itu.

Kesaksian Kristus tentang Bapa juga nyata melalui karya-karya Kristus selama ada di dunia sebab apa yang dikerjakan dan diajarkan-Nya semua berasal dari Bapa (Yoh. 7:16). Demikian pula halnya dengan kita, sebab di luar Kristus kita tidak dapat berbuat apa-apa (Yoh. 15:5). Melalui kata-kata dan karya-karya kita seharusnya orang dapat lebih mengenal Allah. Namun hal ini tidak akan terjadi kalau kita tidak tinggal di dalam Kristus. Dalam konteks perenungan kita, maka apa yang kita kerjakan dan katakan akan menjadi selaras dengan yang Kristus lakukan. Ini merupakan bukti iman percaya kita kepada Kristus. “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan” (Yoh. 14:12)

Refleksi
Apakah kita memahami berbagai kegiatan gerejawi kita sebagai karya-karya yang mencerminkan iman kita kepada Allah, ataukah kita memahaminya sebagai beban yang membuat kita terasa jenuh, bahkan berat?

Tekad
Doa: Ya Bapa, ajarlah saya untuk tidak hanya mengaku percaya melalui kata-kata belaka, melainkan juga melalui karya-karya yang sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.

Tindakan
Saya akan meneladani Kristus yang berjalan keliling memberitakan Injil. Karena itu dalam satu minggu ke depan, saya akan mengunjungi minimal 2 (dua) keluarga. 

=====================================================================================

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«