suplemenGKI.com

Minggu, 18 Juni 2017

17/06/2017

Matius 9:35-10:8

 

Menjadi Duta Belaskasihan Tuhan

Pengantar:
Menjadi duta belaskasihan Tuhan bagi dunia memang bukan perkara mudah. Karena dunia kita dipenuhi oleh kehidupan hidup dalam kegelapan dosa. Kita sebagai orang yang telah mengalami belaskasihan dari Tuhan dalam keselamatan-Nya, dipanggil untuk menerjemahkan belaskasihan itu dalam tindakkan nyata. Berhadapan dengan situasi dunia yang begitu terlantar dan membutuhkan belaskasihan itu, mungkin kita akan berkata “mana mungkin aku bisa menjadi duta belaskasihan Tuhan bagi dunia ini” Apakah sesungguhnya yang Tuhan kehendaki bagi kita untuk menjadi duta belaskasihan-Nya bagi dunia ini?

Pemahaman:

  1. Apakah maksud perkataan Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya di ayat 35-38?
  2. Apa tujuan Yesus memberi kuasa kepada murid-2 dalam rangka tugas perutusan-Nya?
  3. Apa maksud pernyataan Yesus dalam pasal 10:5-8?

Dikatakan bahwa Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil kerajaan surga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Itu menunjukan bahwa Yesus telah memulai karya belaskasihan-Nya bagi dunia. Yesus ingin agar murid-murid-Nya melanjutkan memberitakan karya belaskasihan itu dengan melayani, memberitakan Injil kerajaan surga itu kepada dunia. Karena itu murid-murid harus menyadari bahwa tugas perutusan itu adalah panggilan yang mutlak dan harus dijalani demi menolong banyak orang yang sedang terlantar karena dosa. Artinya kehadiran murid-murid saat itu dan gereja Tuhan hari ini adalah untuk menghadirkan kerajaan surga yang isinya adalah kasih, damai dan sejahtera. Tentu untuk melakukan tugas perutusan Tuhan itu tidak mudah, itulah sebabnya Tuhan Yesus memberikan kuasa kepada murid-murid-Nya agar mampu menjalankan tugas memberitakan kerajaan surga di dunia ini (10:1-4) Bagi gereja pada hari ini, Tuhan sudah memberikan kelengkapan berupa firman kebenaran dan hidup yang menjadi: pedoman, tuntunan dan kekuatan dalam tugas perutusan gereja di tengah-tengah dunia ini. Jika gereja berjalan dalam kebenaran firman, maka hidupnya akan menjadi teladan, contoh dan kesaksian yang nyata di tengah-tengah masyarakat. Itulah kuasa yang gereja miliki dalam rangka tugas perutusan untuk menghadirkan belaskasihan Tuhan bagi dunia. Maka dunia melihat: kebenaran, kasih dan terang melalui hidup setiap orang percaya.

Refleksi:
Menjadi duta belaskasihan Tuhan di tengah-tengah dunia bukan harus seperti murid-murid yang diberi kuasa untuk menyembuhkan, mengusir setan dan membangkitkan orang mati, tetapi ketika kita sebagai gereja hidup dalam kebenaran, hidup dalam jalan yang terang dan hidup dalam kasih, sesungguhnya kita telah menjalankan duta belaskasihan Tuhan di dunia.

Tekadku:
Tuhan, tolonglah agar aku mampu menjadi duta belaskasihan-Mu di tengah-2 dunia ini.

Tindakkanku:
Setiap perkataan yang keluar dari mulutku, setiap tindakkan nyataku dan setiap sikapku harus menjadi teladan kebenaran bagi orang-orang di sekitarku, itulah wujud duta belaskasihan Tuhan bagi dunia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«