suplemenGKI.com

Bacaan : Matius 18 : 23 – 35

Thema : Dasar Pengampunan

PENGANTAR
Dalam renungan kemarin Tuhan Yesus mengajarkan bahwa setiap umat percaya harus memberi pengampunan sebanyak tujuh puluh kali tujuh kali artinya pengampunan yang tidak terbatas atau pengampunan yang sempurna. Pengajaran Tuhan Yesus tersebut hendak menyatakan tentang belas kasih Allah yang tidak terukur. Dan untuk menegaskan hal itu Tuhan Yesus menceritakan  sebuah perumpamaan.

PEMAHAMAN

  1. Mengapa Tuhan Yesus menceritakan perumpamaan ini ? ( ayat 23 – 34 )
  2. Apa tujuan Tuhan Yesus menceritakan perumpamaan ini ? ( ayat 35 ). Pelajaran apa yang dapat saudara petik dari perumpamaan ini ?

Kisah yang hidup ini diceritakan dengan begitu apik untuk mengontraskan antara kasih dan belas kasihan Allah yang tidak terbatas dengan perilaku manusia yang tanpa belas kasihan dan berusaha menghakimi sesama. Tuhan Yesus menunjukkan kepada Petrus dan murid-murid-Nya tentang besarnya kasih Allah dalam mengampuni orang berdosa. Dosa manusia sedemikian besar sehingga Allah harus mengampuninya dengan tanpa batas. Untuk itu Tuhan Yesus menceritakan kisah seorang  hamba yang hutangnya sangat banyak dan memohon belas kasihan ketika keadilan dijalankan. Tuannya menghapuskan hutangnya dan menunjukkan belas kasihan yang tanpa batas, sehingga hamba tersebut bebas dan bisa memelihara istri, anak-anak dan harta miliknya, karena ia bebas dari hutang. Namun dalam babak kedua, hamba yang telah diampuni dari hutangnya yang besar tersebut bertemu dengan temannya yang berhutang kepadanya dengan hutang yang tidak seberapa besar. Dan temannya datang untuk memohon belas kasihan namun hamba tersebut tidak mau mengampuni. Disini jelas bahwa hamba tersebut menolak untuk merefleksikan belas kasihan tuannya yang telah menghapuskan hutangnya yang sangat besar. Sehingga di babak ketiga hamba tersebut kembali berhadapan dengan tuannya yang marah besar karena hamba tersebut tidak berbelas kasihan terhadap temannya.

Sesungguhnya Allah mengampuni hutang orang berdosa dan Dia tidak mengingat dosanya lagi. dan Allah mengharapkan orang yang telah diampuni berbuat demikian juga. Namun seringkali kita justru seperti hamba tersebut, tidak bisa mengampuni kesalahan orang lain, padahal Tuhan sudah mengampuni seluruh dosa-dosa kita. Marilah kita belajar dari Firman Tuhan dengan selalu memberi pengampunan kepada orang yang bersalah kepada kita. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil saat hening sejenak ! Renungkanlah : Tahukah saudara bahwa Allah telah mengampuni seluruh dosa dan kesalahan saudara yang begitu besar dengan pengampunan tanpa batas ? apakah saudara sudah melakukan pengampunan tanpa batas kepada orang yang bersalah kepada saudara ?

TEKADKU
Ya Tuhan, mampukanlah saya untuk mengampuni orang lain dengan pengampunan yang tanpa batas.

TINDAKANKU
Saya harus berjuang dapat memberi pengampunan kepada orang yang bersalah kepada saya dengan pengampunan tanpa batas.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*