suplemenGKI.com

BERJUANG MENANTI HARI KEDATANGAN TUHAN

Lukas 21:7-19

 

Pengantar
Berkaitan dengan kekaguman para murid akan Bait Allah yang kokoh dan megah, Tuhan Yesus memberikan respon yang sangat tidak terduga atas segala kekaguman mereka. Tuhan Yesus mengatakan bahwa apa yang mereka kagumi dan menjadi pusat perhatian mereka ini akan diruntuhkan dan semuanya akan hancur. Mendengar jawab Tuhan Yesus ini, para murid pasti bingung dan berusaha untuk menanyakan arti dari perkataan Tuhan Yesus. Mari kita renungkan bersama!

Pemahaman

  • Ayat 7     : Pertanyaan apakah yang disampaikan para murid atas jawaban Tuhan Yesus tentang Bait Allah yang diruntuhkan?
  • Ayat 8-17: Apakah tanda-tanda yang Yesus sampaikan untuk mengenali datangnya akhir dunia? Apakah pesan Yesus kepada para murid?
  • Ayat 18-19: Apakah janji Tuhan Yesus kepada para murid dalam menghadapi kesusahan menjelang akhir dunia?

Jawaban Yesus tentang runtuhnya Bait Allah membuat para murid bertanya: bilamana itu akan terjadi dan apakah tandanya? (Ay. 7) Namun Tuhan Yesus sama sekali tidak memberitahukan kapan peristiwa itu akan terjadi. Ia menyatakan bahwa ketika hari itu datang, maka segala sesuatu yang ada di dunia ini akan mengalami kehancuran. Tuhan Yesus juga menyampaikan tanda-tanda yang mendahului peritiwa itu, antara lain: para nabi palsu, peperangan dan pemberontakan, gempa bumi yang dahsyat, kelaparan, wabah penyakit, penganiayaan, pengkhianatan oleh orang terdekat serta pembunuhan terhadap para murid (Ay. 8-17).

Dalam menanti dan menghadapi peristiwa kehancuran itu, Tuhan Yesus memberikan pesan kepada mereka supaya mereka: Pertama, waspada pada segala penyesatan dan bencana yang melanda hidup. Kewaspadaan berhubungan dengan aktivitas melihat dengan detail dan seksama, terutama kepada orang-orang yang mengatasnamakan Tuhan dan berbicara tentang hari kedatangan-Nya. Kedua, memiliki ketetapan hati. Ketetapan hati adalah tentang kesiapan menghadapi kemungkinan terburuk maupun ketidakadilan yang paling besar. Kebersandaran kepada Tuhan dan keteguhan pada pengharapan akan membuat orang percaya mampu melewati masa-masa sulit tersebut. Namun Tuhan Yesus menegaskan agar para murid tidak perlu takut, tetap setia (tetap bertahan dan berjuang), dan percaya karena pemeliharaan Tuhan akan nyata pada mereka “tidak sehelai pun dari rambut kepalamu akan hilang(Ay. 18-19).

Refleksi
Renungkanlah: Setiap kesulitan dan penderitaan dalam masa penantian hari kedatangan Tuhan yang kita alami biarlah bisa memberikan dorongan kepada kita untuk terus berjuang dalam karya dan iman kita pada Tuhan.

Tekadku
Ya Tuhan, tolong saya supaya bisa menghadapi segala keadaan yang terjadi dalam masa penantian kedatanganmu dengan waspada, memiliki ketetapan hati kepada-Mu dan terus berjuang menunjukkan karya dan mempertahankan iman.

Tindakanku
Dalam mempertahankan iman di tengah tantangan dan kesulitan saya harus tetap waspada dan mengandalkan Tuhan selalu. Karena saya percaya Tuhan akan selalu memelihara anak-anak-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«