suplemenGKI.com

KESADARAN AKAN DOSA MENGAWALI PENYEMBAHAN

 

Yoh 12:1-8

 

Pengantar
Mengakui kesalahan dan dosa sendiri bukanlah hal yang mudah bagi kita semua, apalagi pengakuan itu kita lakukan di depan sesama kita. Mengapa menyadari kesalahan dan dosa itu sulit? Banyak faktor yang membuat kita sulit mengakui kesalahan dan dosa kita, antara lain kesombongan diri kita, malu, dan yang paling berbahaya adalah kita masih senang dengan kesalahan dan dosa tersebut bahkan bangga dengan dosa-dosa kita. Mari kita semua mengambil hikmat dari kesalahan yang telah dibuat oleh Yudas Iskariot.

 Pemahaman
Ay 1       Dalam suasana apakah perikop ini ditulis?

Ay 2-3   Apa yang dilakukan oleh Marta dan Maria?

Ay 4-5   Apa yang dikatakan oleh Yudas Iskariot terhadap perbuatan Maria?

Ay 7-8   Apa yang dikatakan Tuhan Yesus menanggapi pernyataan Yudas Iskariot?

Perikop ini ditulis dalam suasana mendekati hari raya Paskah Yahudi yaitu memperingati keluarnya bangsa Isarel dari tanah Mesir. Rombongan Tuhan Yesus mendatang ke Betania, tempat tinggal Maria, Marta dan Lazarus, disana diadakan perjamuan makan untuk Yesus dan rombonganNya.

Tanpa diketahui oleh orang banyak, rupanya Maria telah merancang bahwa ia ingin meminyaki kaki Tuhan Yesus, sehingga ketika ada kesempatan yang baik Maria tidak menyia-nyiakannya.

Maria mendekati kaki Tuhan Yesus dan meminyakinya dengan minyak wangi yang mahal harganya, serta menyekanya dengan rambutnya. Bau wangi yang semerbak diruangan menggelitik Yudas Iskariot untuk memberikan komentarnya. Ia katakan mengapa minyak narwastu yang mahal harganya tidak dijual dan uangnya untuk menolong orang-orang miskin.Menurut Yudas Iskariot, perbuatan Maria sia-sia saja dan tidak bermanfaat bagi orang-orang lain terutama orang-orang miskin. Pernyataan dari Yudas Iskariot bukan berdasarkan ketulusan hati ia memperhatikan orang-orang miskin namun justru ia lakukan hanya demi dirinya sendiri, karena ia bendara yang tidak jujur.

Yudas Iskariot tidak menyadari kesalahanya sebagai bendahara yang tidak jujur, namun ia hanya berpikir untuk dirinya sendiri dengan memanfaatkan “jabatannya”. Ketidak sadaran akan kesalahan dan dosanya, membuat Yudas Iskariot tidak dapat menyembah Tuhan Yesus namun malah menjualNya.

Sedangkan Maria, menganggap bahwa Tuhan Yesus itu luar biasa dan ia sendiri tidak ada apa-apanya, maka Maria berusaha ingin memberikan yang terbaik untuk Tuhan Yesus, maka ia memberikan minyak narwastu untuk kaki Tuhan Yesus dan menyeka dengan rambutnya.

Tuhan Yesus membenarkan apa yang telah dilakukan oleh Maria dan menegur cara berpikirnya Yudas Iskariot.

Menyadari kesalahan dan dosa-dosa kita sendiri sanagatlah penting, dan dari sanalah kita dimungkinkan untuk menyembah Tuhan dengan cara yang benar.

Refleksi
Heningkan diri dan pejamkan mata selama + 4 menit, Renungkan diri anda ketika anda sulit menyadari kesalahan dan dosa anda sendiri. Berapa banyak orang yang anda salahkan ketika anda menutupi kesalahan dan dosa anda sendiri.

Tekadku
Tuhan Yesus, terima kasih untuk segala pengampuan dosa yang telah Engkau berikan ketika kami mengakui kesalahan dan dosa-dosa kami sendiri. Jangan biarkan kami senang dan bangga dengan dosa-dosa kami, namun sebaliknya buatlah kami jijik dengan dosa kami, sehingga kami dapat menikmati pesekutuan di dalam PutraMu yang tunggal. Amin

Tindakanku
Hari ini saya akan mengaku kesalahan saya kepada orang yang saya rugikan, dan menjaga baik perkataan atau tingkah laku saya supaya tidak menyakitkan orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*