suplemenGKI.com

DOA SANG GURU

Yohanes 17:6-19

 

Pengantar
Doa Tuhan Yesus yang terdapat dalam Injil Yohanes 17 merupakan satu kesatuan doa yang terdiri dari 4 bagian, yaitu: (1) ayat 1-5, menegaskan hubungan antara Yesus dan Allah Bapa, dan bahwa Yesus telah menjalankan pekerjaan-Nya selama ada di dalam  dunia, (2) ayat 6-19: mendoakan para murid, (3) ayat 20-23: mendoakan murid-murid-Nya agar terdapat kesatuan, (4) ayat 24-26: menegaskan kesatuan antara Allah Bapa, Anak, dan orang-orang percaya. Renungan kita hari ini akan berfokus pada bagian yang kedua, yaitu doa Yesus untuk para murid. 

Pemahaman

  • Ayat 9-12, 14          : Mengapa Yesus berdoa bagi para murid-Nya
  • Ayat 11b, 15, 17      : Apa sajakah yang diminta Yesus dalam doa kepada Bapa?

Doa Yesus kepada para murid dilakukan sebelum Yesus menghadapi masa kesengsaraan-Nya. Hal ini dirasa sangat penting oleh karena beberapa hal. Pertama, para murid adalah milik Allah Bapa yang dipercayakan pada Yesus (ayat 9-10). Kedua, Yesus tahu bahwa apa yang akan dialami oleh para murid tidaklah mudah, yaitu penolakan dunia (ayat 12, 14). Ketika Yesus ada dalam dunia, Ia menjaga dan memelihara para murid. Tetapi Yesus akan meninggalkan mereka dan para murid akan menghadapi tantangan sendirian. Dunia membenci Yesus, dan karena para murid adalah milik Yesus, maka dunia akan melakukan hal yang sama. Yesus tahu bahwa para murid belum terlalu siap untuk menghadapi semuanya itu. Ketiga, Yesus mendambakan agar para murid siap diutus untuk memberitakan nama Allah di dalam dunia.

Inilah yang melatarbelakangi doa Yesus kepada Bapa. Ia berdoa bagi para murid yang sangat dikasihi-Nya. Lantas, apa sajakah yang diminta Yesus dalam doa-Nya kepada Bapa? Pertama, Yesus meminta agar Bapa memelihara para murid dan menjadi satu (ayat 11b). Dalam hal ini, Yesus menyadari bahwa para murid membutuhkan sosok yang dapat memelihara dan mengarahkan panggilan pelayanan mereka. Kedua, Yesus tidak meminta agar Bapa mengambil para murid dari yang jahat, tetapi Ia meminta supaya Bapa melindungi mereka dari yang jahat (ayat 15). Dalam dunia, Yesus dan para murid dibenci. Tetapi kebencian itu bukan hal yang patut untuk dihindari, melainkan dihadapi dan diatasi. Yesus tidak berdoa agar para murid ‘diambil dari dunia’ dalam arti tidak lagi menghadapi tantangan dunia, tetapi Yesus meminta agar para murid terlindung ketika menghadapi tantangan. Ketiga, Yesus meminta agar Bapa menguduskan para murid dalam kebenaran (ayat 17). Yesus tahu bahwa pengajaran yang telah diberikan kepada para murid belumlah selesai. Semua Firman Allah masih harus terus digemakan dalam kehidupan mereka. Melalui Firman Allah yang mereka peroleh, kehidupan mereka akan mengalami pembaharuan sehingga mereka makin mantap dalam menyaksikan tentang Kristus.

Refleksi
Dalam keadaan genting, Yesus mau memberi diri untuk berdoa bagi para murid. Hal itu dilakukannya karena Yesus sangat mengasihi mereka dan mendambakan agar mereka semakin siap dalam melaksanakan tugas pengutusan. Demikian pula dengan kita, Yesus juga sangat mengasihi kita. Meskipun dalam dunia penuh tantangan, bahkan dunia ‘membenci’ kita oleh karena iman kepada Yesus, Ia akan memberikan pemeliharaan dan perlindungan bagi umat-Nya. Ketika kita telah mengalami dan merasakan karya Tuhan, maukah kita turut berdoa bagi orang lain? 

Tekadku
Tuhan, aku bersyukur untuk cinta kasih-Mu yang sangat berlimpah. Jadikanlah aku berkat bagi sesama, agar mereka turut merasakan perlindungan dan pemeliharaan dari-Mu.

Tindakanku
Sebagai umat yang telah merasakan perlindungan dan pemeliharaan Tuhan, aku mau berdoa bagi 3 orang yang aku kenal, yang saat ini tengah menghadapi pergumulan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»