suplemenGKI.com

Kejadian 12:10-20

“KALA HATI MENJADI BIMBANG”

 PENGANTAR

Di negri yang asing, demi mempertahankan keselamatannya sendiri, Abram berlaku licik dengan memanfaatkan kecantikan istrinya, Sarai. Tetapi melalui kesetiaan Allah kepada Abram yang bimbang, kita diingatkan untuk tidak ragu kembali kepada Tuhan yang setia.

PEMAHAMAN

  1. Ayat 10: Mengapa Abram pergi dari Tanah Negeb ke daerah Gerar di Mesir?
  2. Ayat 11-15: Mengapa Abram melakukan penyamaran sebagai saudara Sarai, istrinya itu?
  3. Ayat 16: Apa keuntungan Abram dari usaha penyamaran itu ?
  4. Ayat 17-20: Abimelekh, raja Firaun di Gerar, diingatkan Allah dalam mimpi bahwa Ia harus mati karena perempuan yang diambilnya sudah bersuami. Karena Sarai, apa hukuman yang Tuhan berikan kepada Firaun dan seisi istananya?

Abram kurang percaya akan pemeliharaan Allah. Ia berangkat ke Mesir atas dasar keinginannya sendiri, bukan atas dasar kepercayaan dan ketaatan terhadap Firman Allah. Abram tahu bahwa sebagai orang asing di dunia kafir, hawa nafsu dan hasrat birahi mereka tidak mengenal hukum sopan santun dan hak seorang asing. Ramalan Abram tentang apa yang akan terjadi, seratus persen benar.  Abram bukanlah kurang pandai, tetapi tidak memperhitungkan lagi kuasa Allah Sang Pelindung, melainkan ia kehilangan iman. Abram tidak mempercayai Allahnya, melainkan kebijaksanaannya sendiri. Imannya akan pemeliharaan Allah itu lemah. Padahal, kejujuran dan ketulusan seorang anak Tuhan terdapat di antara senjata-senjata yang paling ampuh untuk mengabarkan Injil. Akhir-akhir ini hidup dirasa makin sulit. Janganlah kita terjebak dalam cara-cara kita sendiri untuk bertahan hidup. Ingatlah bahwa kita punya Allah yang sanggup menyelesaikan masalah! Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah syair lagu:

Jangan kau takut kesusahan Tuhan peliharakan!

Pada Tuhan ada lindungan, Tuhan peliharakan.

Tetapkan hatimu, tentu Tuhan peliharakan, Peliharakan dikau, sepanjang umurmu.

REFLEKSI

Adakah rasa kuatir dapat membuat masalah menjadi clear? Tidak bukan? Pejamkan mata, nikmati anugerah! Karena percaya padaNya adalah kunci keselamatan.

TEKADKU

Bapa Surgawi, aku tahu bahwa Engkau tidak pernah meninggalkan ciptaanMu, tetapi senantiasa memelihara. Maka ajar aku percaya ya Bapa, percaya tanpa ragu. Singkirkanlah segala kebimbangan yang aku tahu akan membawaku pada jalan-jalan yang salah.

TINDAKANKU

Aku akan mengerjakan firmanMu dengan sungguh tanpa paksaan sebagai bukti kekuatan percayaku kepadaMu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«