suplemenGKI.com

Matius 5:21-37

JANGAN KELIRU !

 

Pengantar
Setelah menyampaikan berbagai ucapan bahagia, Yesus melanjutkan khotbah-Nya dengan menyampaikan berbagai ajaran yang sangat penting. Pengajaran penting itu terkait dengan berbagai peraturan dan ketetapan yang ada pada hukum Taurat. Yesus bermaksud memberikan wawasan dan cara pandang yang benar terhadap hukum Taurat. Mengingat para imam Farisi, Saduki, ahli Taurat telah keliru dalam memandang hukum Taurat sehingga maksud dan tujuan Allah dibalik peraturan itu tidak pernah dipahami.

Pemahaman

Ayat 21-37           Apa pesan penting dibalik berbagai peraturan hukum Taurat yang disampaikan Allah ? Bagaimanakah seharusnya umat Allah memaknai berbagai peraturan yang terdapat dalam hukum Taurat ?

Dalam teks bacaan hari ini Yesus menguraikan berbagai peraturan yang terdapat dalam hukum Taurat, diantaranya mengenai hukum ke-6 yang melarang umat untuk membunuh (ayat 21-22), mengenai persembahan dan hubungan dengan sesama (ayat 23-26), perzinahan (ayat 27-30), perceraian (ayat 31-32), dan mengenai sumpah (ayat 33-37). Yesus menyampaikan hal ini untuk memberikan wawasan dan cara pandang yang benar terhadap hukum Taurat yang sebelumnya telah disalahartikan untuk kepentingan para imam.

Yesus memperlihatkan bahwa sebenarnya ada pelajaran penting yang hendak diajarkan Allah kepada umat-Nya. Pelajaran penting itu adalah bagaimana umat harus menjaga sikap hidup yang baik, membangun hubungan baik dengan sesama, tidak hidup bermusuhan, mampu mengendalikan hawa nafsu dan tidak sembarangan dalam berkata-kata.

Yesus menyampaikan hal ini agar para pengikutnya dapat memahami bahwa sesungguhnya hukum Taurat tidak dapat dipandang secara harafiah. Tidak dipandang hanya sebagai peraturan yang suka atau tidak suka harus dilakukan. Hukum Taurat diberikan Allah agar umat hidup baik sehingga terciptalah damai sejahtera.

Bacaan hari ini mengingatkan umat dimasa sekarang mengenai cara pandang yang benar terhadap berbagai peraturan yang ditetapkan oleh Allah. Tidak terburu-buru mengambil kesimpulan, namun melihat makna dari pemberian aturan tersebut.

Refleksi
Pengajaran yang Yesus sampaikan merupakan bentuk kritik terhadap cara pandang yang keliru terhadap berbagai peraturan yang Allah berikan. Seringkali umat memahami peraturan sebagai harga mati tanpa memahami terlebih dahulu maksud dari peraturan yang Allah tetapkan.

Tekadku
Ya Allah, mampukan kami memahami hukum-hukum-Mu dengan lebih bijaksana. Ajar kami untuk tidak memandang peraturan dan ketetapan-Mu secara harafiah. Namun tolong kami menemukan makna atau kehendak-Mu dibalik seluruh hukum-hukum-Mu.

Tindakanku
Rajin mengikuti PA sektor dan PA umum di gereja agar dapat memiliki wawasan dan cara pandang yang benar terhadap peraturan, hukum dan firman Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«