suplemenGKI.com

MENCARI ORANG BERDOSA

Lukas 15:1-10

 

Pengantar
Banyak orang Kristen bertanya di dalam keraguan “Apakah Tuhan sungguh-sungguh mau menerima saya? Bukankah saya masih ada dosa? Saya tidak yakin bahwa saya dapat meninggalkan dosa ini dalam kurun waktu yang singkat. Jika demikian, masihkah Tuhan mau menerima saya? Apakah Tuhan yang sudah menerima saya akan tetap menerima saya?” Melalui renungan ini kita akan belajar bahwa Tuhan sungguh mengasihi orang berdosa. Mari kita renungkan!

Pemahaman

  • Ayat 1-2 : Kepada siapakah Yesus menunjukkan perumpamaan ini? Apa alasan Yesus menyampaikan perumpamaan ini? Mengapa para pemungut cukai dan orang berdosa biasa datang kepada Yesus? Mengapa pula orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menjadi bersungut-sungut akan hal itu?
  • Ayat 3-10: Perumpamaan apa yang Yesus sampaikan kepada mereka dan apa arti dari perumpamaan itu? Siapakah domba yang tersesat dan dirham yang hilang itu? Bagaimana sikap Yesus terhadap orang berdosa?

Kisah ini menceritakan ketika Yesus berada di antara para pemungut cukai dan orang-orang berdosa. Lukas menganggap mereka yang biasa datang kepada Yesus. Ini adalah suatu hal yang menarik, karena mereka adalah orang-orang yang selama ini dipinggirkan atau dikucilkan oleh pemuka Yahudi pada waktu itu. Sebagai orang yang “tidak diperhitungkan”, Yesus mau membuka diri dan menerima mereka. Sikap Yesus yang mau terbuka dan menerima orang berdosa itu, sangat berbeda dengan sikap orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Mereka jaga jarak dengan para pendosa, bahkan tidak menghendaki kehadiran mereka. Orang Farisi dan ahli Taurat menjadi marah ketika melihat tindakan Yesus yang mau bergaul dan merangkul orang-orang berdosa dan para pemungut cukai (Ay. 1-2)

Ketika mendapat tersebut, Tuhan Yesus memberikan 2 perumpamaan yaitu tentang domba yang hilang (Ay. 3-7) dan dirham yang hilang (Ay. 8-10). Seseorang yang kehilangan domba dan dirham itu berusaha mencari domba dan dirham mereka yang hilang dan meninggalkan sisanya. Dan setelah menemukannya ia segera meletakkan domba itu dibahunya dengan gembira dan mengajak para sahabatnya untuk bersukacita bersama.

Demikianlah kasih Allah yang begitu besar terhadap manusia. Allah datang ke dunia mencari dan berusaha menemukan orang berdosa yang tersesat. Allah sendirilah yang berinisiatif untuk mencari kita orang berdosa. Tuhan begitu mengasihi kita, Dia mau menerima dan mencari kita yang berdosa.

Refleksi
Renungkanlah: Sudahkah kita menyadari bahwa Allah telah mencari dan menerima orang berdosa yang berseru kepada-Nya? Sudahkah kita mengusahakan kekudusan dengan cara mendekat kepada-Nya? Maukah kita juga bersikap seperti Yesus yang mau menerima dan mencari orang berdosa lain yang telah melakukan kesalahan kepada kita? Maukah kita menjangkau dan merangkul orang-orang yang tidak dipedulikan atau mereka yang dikucilkan?

Tekadku
Ya Tuhan terimakasih, karena Engkau telah mencari saya ketika saya jatuh dalam dosa. Terimakasih karena telah menyelamatkan saya. Tolonglah saya supaya saya sanggup untuk bisa bertobat sungguh-sungguh dan mau menerima orang lain juga yang bersalah kepada kami.

Tindakanku
Dengan pertolongan Tuhan saya akan mencari/menemui______ (seseorang yang telah berbuat salah pada saudara menyakiti/melukai hati saudara) dan mau memaafkan kesalahannya, mau berteman dan bergaul dengannya lagi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*