suplemenGKI.com

Minggu, 15 Mei 2016

14/05/2016

Pentakosta: Hadirnya Penolong yang dijanjikan

Yohanes 14:16-20, 25-27

 

Pengantar

Di samping menuruti perintah-perintah Tuhan, umat yang mengasihi Tuhan juga dijanjikan menerima “Penolong yang lain, … yaitu Roh Kebenaran” yang akan selalu menyertai mereka. Bagian ini juga diakhiri dengan pesan yang telah disebutkan di ayat 1 “Janganlah gelisah …hatimu”.

Pemahaman

Ay. 16-17         : Siapa “Penolong yang lain” atau “Roh Kebenaran” itu? “Penolong” yang bagaimana? Apa hubungannya dengan “Penghibur” atau “Roh Kudus”?

Ay. 18              : Apa maksudnya “yatim piatu” di sini?

Istilah Yunani untuk “Penolong” ini sama dengan yang untuk “Penghibur”. Artinya “yang dipanggil ke sisi seseorang untuk menolong (orang itu)”. Istilah ini dipakai dalam peradilan untuk menyebut saksi yang membela terdakwa tanpa dibayar, sehingga berbeda dengan pengacara yang dibayar. Penolong di sini juga merupakan sebutan untuk orang yang menemukan seseorang tergeletak kelelahan di jalan, lalu dia membungkuk mengangkatnya dan menolongnya mencapai tujuannya.

“Penolong yang lain” itu melanjutkan tugas Penolong sebelumnya, yaitu Yesus. “Roh Kebenaran” berarti Roh yang mengajarkan yang benar mengenai Allah, memberitahukan bagaimana Dia sesungguhnya, apa yang benar menurut-Nya. “Roh Kudus” adalah Roh Allah sendiri.

“Dunia” di sini adalah orang-orang yang hanya mengikuti apa yang benar menurut aturan atau sistem dunia. Mereka menolak mengasihi Allah. Orang-orang yang tidak mengasihi-Nya tentu tidak dapat melihat atau mengenali-Nya apalagi menerima-Nya.

“Yatim piatu” di sini bukanlah dalam arti harfiah tidak punya bapak-ibu, melainkan ditinggalkan sendirian dan tidak ada yang peduli, tidak ada yang menolong. Sang Guru tidak akan meninggalkan pengikut-Nya sendirian tanpa penolong. Dengan kebangkitan-Nya, Dia membuktikan bahwa Allah itu hidup dan telah hadir di tengah umat-Nya. Ketika tidak lagi hadir secara jasmani di tengah mereka, Dia terus hadir lewat Penolong yang lain, yang meneruskan pekerjaan-Nya mendampingi dan menolong umat-Nya selama-lamanya. Itu akan menguatkan mereka agar berani dan sanggup hidup mengikuti-Nya.

Refleksi

Tuhan Yesus memang tidak hadir secara jasmani lagi di tengah umat-Nya. Namun Dia selalu hadir secara pribadi, melalui Roh Kudus menyertai pengikut-Nya, untuk menolong mereka dalam berbagai hal yang perlu. Karena itu, umat-Nya dapat sanggup hidup dengan hati yang tentram, damai dan sejahtera di tengah dunia yang tidak mengasihi Tuhan ini.

Tekad

Akan lebih meyakini bahwa Roh Tuhan selalu menyertai dan siap menolong setiap saat.

Tindakan

Terus mengerjakan apa yang baik dan benar karena Tuhan selalu menyertai.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«