suplemenGKI.com

Bacaan : Yohanes 1 : 43 – 51.

Dipanggil menjadi muridNya.

Pada bagian ini disajikan kepada kita, pribadi Allah yang dengan senang hati berinisiatif melibatkan manusia untuk melakukan tindakan yang baik dan karya-karya untuk melaksanakan kehendak Allah. Di sini tersirat pesan bahwa ketika Tuhan Yesus memanggil dan memilih murid-murid, mereka akan dijadikan partner Tuhan dalam menjalankan kehendak Allah.

Pertanyaan penuntun.

  1. Apa yang menjadi tujuan Tuhan Yesus memanggil beberapa orang menjadi muridnya ?
  2. Bagaimana caranya Tuhan Yesus melakukan perekrutan murid ?
  3. Bagaimana respons mereka yang dipanggil oleh Tuhan Yesus ?
  4. Apa yang dapat kita pelajari melalui peristiwa ini ?

RENUNGAN.

Upaya Tuhan Yesus memanggil para murid pertama layak mendapatkan perhatian kita bersama. Allah yang menjelma menjadi manusia semestinya memiliki kuasa untuk melakukan karyaNya sendirian. Hal itu tentunya bukan suatu hal yang mustahil , tetapi yang terjadi justru sebaliknya. Ketika Kristus hendak memulai karya-karyaNya secara nyata di dunia, IA justru memanggil dan memilih murid-murid yang dapat dijadikan mitra dalam setiap karya pelayananNya.

Pemanggilan murid-murid berawal dari Yohanes yang waktu itu sudah menjadi murid dari Yohanes pembaptis. Ketika Yohanes pembaptis menunjuk kepada Yesus, bahwa Yesus adalah anak Domba Allah, sehingga Yohanes mengikut Yesus. Yohanes pun menyampaikan berita tersebut kepada Andreas dan Andreas kepada Simon saudaranya dengan pernyataan bahwa mereka telah menemukan Mesias. Pemanggilan murid berlanjut keesokan harinya, ada Filipus dan Natanael dan yang lainnya. Yang menarik dalam pemanggilan dan pemilihan murid adalah murid-murid tersebut berasal dari latarbelakang yang berbeda, juga status sosial yang berbeda namun mereka semua dipanggil Tuhan menjadi muridNya.

Mereka yang dipanggil dan dipilih menjadi murid akan dipersiapkan dan dibentuk  oleh Tuhan Yesus menjadi pribadi-pribadi yang mengenal Yesus Kristus, sebagai Sang Mesias Anak Allah yang hidup. Mereka akan dibentuk Tuhan bagaimana caranya melayani sesama dan bagaimana menjadi saksi dari semua karya yang dikerjakan oleh Tuhan Yesus, baik karya pelayananNya, kematianNya, kebangkitanNya dari kematian dan kenaikanNya ke Sorga. Para murid harus belajar dan mencermati dengan seksama dari setiap peristiwa yang terjadi dan dari setiap pengajaran dan kehidupan Kristus secara totalitas. Hal itu sangat penting bagi para murid karena mereka nanti yang akan melanjutkan menjadi Saksi bagi Kristus.

Setiap orang percaya sebenarnya telah dipanggil menjadi murid Yesus atau sedang diproses menjadi murid Yesus. Jika kita merespons panggilan itu kita akan diproses dan dibentuk dalam kehidupan kekristenan kita menjadi murid Kristus yang berkualitas, sehingga kita dapat melayani dan menjadi saksi Kristus baik melalui perkataan maupun melalui perbuatan baik kita kepada sesama. Bagaimana dengan saudara ? Sudahkah kita mendengar panggilan Tuhan ? Maukah saudara menjadi muridNya yang bersaksi bagiNya ? Semoga kita menjadi orang Kristen yang berbuah. Amin.

 “Menjadi murid Yesus diperlukan kepekaan dan kesediaan diri menjadi sama seperti Kristus”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«