suplemenGKI.com

Mazmur 146:1-10

PERCAYALAH KEPADA TUHAN

PENGANTAR
Selama masih hidup di dunia ini, kita masih harus menghadapi berbagai masalah. Sebagian masalah itu dapat kita atasi dengan mudah. Namun, sebagian yang lainnya sungguh tidak mudah, dan bahkan di luar batas kemampuan kita untuk mengatasinya. Dalam situasi seperti itu, siapakah yang kita andalkan sebagai penolong kita?

PEMAHAMAN

  • Ay.3-4.  Peringatan apa yang diberikan oleh pemazmur?  Apakah peringatan ini masih relevan untuk kita?  Mengapa?
  • Ay.5-6. Siapakah yang seharusnya kita andalkan sebagai penolong?  Mengapa?
  • Ay.7-9.  Hal apa saja yang dilakukan Tuhan bagi umat-Nya?  Dari daftar yang tercantum di sini, pilihlah tiga hal yang paling Anda butuhkan bagi kehidupan Anda saat ini.
  • Ay.10.  Di akhir pujiannya pemazmur menempatkan Tuhan sebagai Raja.  Dalam kehidupan Anda, sudahkah Anda menempatkan Tuhan sebagai Raja?  Sebutkan dua hal yang telah Anda lakukan sebagai wujud/ tindakan yang nyata dari kalimat tersebut.

Masyarakat di zaman pemazmur memiliki kecenderungan untuk mengandalkan para bangsawan.  Ini tidak mengherankan.  Para bangsawan pada masa itu adalah pihak yang memiliki kekuasaan, harta, kepandaian, atau bahkan pasukan dan senjata.  Di tengah arus kecenderungan yang sedemikian, pemazmur justru mengingatkan mereka akan keterbatasan para bangsawan.  Kendati hebat, mereka bukanlah tempat yang tepat untuk diandalkan.

Tempat terbaik untuk mencari pertolongan adalah Tuhan, Allah Pencipta.  Terhadap orang-orang yang membutuhkan pertolongan, Tuhan melakukan berbagai tindakan nyata.  Ada sembilan tindakan Tuhan yang disebutkan dalam ayat 7-9.  Semua hal yang disebutkan dalam daftar tersebut masih dibutuhkan di zaman ini.  Dan Tuhan masih sanggup mengerjakan semua itu, juga dalam kehidupan pribadi kita.  Bahkan, sebagian besar dari yang ada dalam daftar itu, Anda juga pernah mengalaminya, bukan?  Seorang penafsir, Leslie C. Allen, memberi judul Mazmur 146 ini “Trust in God, Not in Men” (Percayalah kepada Tuhan, bukan kepada manusia).

Jika kasih dan kuasa Tuhan bagi umat-Nya sedemikian nyata, hal apakah yang seharusnya kita lakukan sebagai orang-orang yang telah mengerti dan mengalaminya?  Pemazmur mengajak kita melakukan dua hal yang sederhana: 1) senantiasa memuji Dia, dan 2) menjadikan Dia sebagai Raja dalam hidup kita.  Terlalu sulitkah bagi kita?  Seharusnya tidak.  Ini adalah respon yang sangat wajar.  Bandingkan, misalnya dengan apa yang berlaku di kalangan suku-suku primitif.  Apa yang mereka lakukan terhadap seseorang yang dapat diandalkan untuk menolong dan melindungi mereka?  Mereka akan menaruh hormat kepadanya, memujanya, dan mengangkatnya sebagai raja.

REFLEKSI
Tuhan adalah Penolong yang dapat diandalkan pada waktu Anda menghadapi masalah. Namun, lebih dari itu, Anda harus menempatkan Tuhan sebagai Raja atas kehidupan Anda.

TEKADKU
Tuhan, aku mempercayakan seluruh hidupku dan menyerahkan seluruh masalahku, kepada-Mu.

TINDAKANKU
Dalam seminggu ke depan, aku akan menyerahkan kepada Tuhan masalah yang sedang aku (atau, keluargaku) hadapi, yaitu … … … … … … … … … … … … … … … … … … … .

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«