suplemenGKI.com

Minggu, 13 Mei 2018

12/05/2018

Yohanes 17:9-19

 

“Bersatu dan Mengabarkan Injil”

 

Pengantar
Karena harus berpergian jauh dalam waktu seminggu, seorang ibu melakukan persiapan di rumahnya. Ia telah menyiapkan beberapa makanan yang bisa dipanaskan untuk beberapa hari ke depan, membeli bahan makanan yang mudah diolah dan disimpan di kulkas, mencuci semua pakaian kotor. Sebab ia tahu bahwa sang suami tidak dapat melakukannya. Tuhan Yesus sangat tahu bahwa murid-murid-Nya tidak akan mampu bertahan jika mereka sendirian di dunia ini. Maka Ia melakukan persiapan sebelum meninggalkan mereka.

 

Pemahaman

Ayat 9-10        : Untuk siapa Tuhan Yesus berdoa?

Ayat 11-16      : Apa permintaan Tuhan Yesus kepada Bapa bagi para murid? Apa yang membuat Tuhan Yesus mengkhawatirkan para murid?

Ayat 17-19      : Mengapa para murid harus dikuduskan?

Doa Tuhan Yesus di Getsemani secara umum ditujukan bagi para murid dan orang-orang yang percaya kepada-Nya. Doa ini menjadi persiapan yang dilakukan Tuhan Yesus bagi para murid. Ia tahu bahwa setelah Ia tidak di bumi lagi, para murid akan mengalami kesulitan untuk bertahan dengan iman mereka. Tuhan tahu bahwa dunia ini membenci pengikut-Nya sama seperti dunia membenci diri-Nya (ay.14). Permohonan agar Bapa dapat menjaga para murid merupakan permohonan yang paling jelas dapat dilihat pada bagian ini. Tuhan Yesus meminta agar Bapa ‘pelihara mereka’, ‘menjaga mereka’, dan ‘melindungi mereka’ (ay. 11, 12, 15), supaya para murid tetap menjadi satu (ay. 11). Selama Tuhan Yesus bersama mereka, mereka dijaga dengan baik. Ketika Ia akan meninggalkan mereka, maka Ia memohon agar Allah Bapa yang menjaga mereka. Ancaman dari dunia yang membenci para murid dapat membuat mereka tidak akan bertahan dengan iman kepada Tuhan Yesus. Mereka akan dikuduskan, sebab mereka diutus ke dalam dunia dan menjadi saksi Kristus. Tuhan Yesus tahu bahwa tanpa kesatuan yang baik, para murid tidak dapat menjadi saksi-Nya. 

Refleksi
Banyak gereja yang berkata bahwa akan mengabarkan Injil Tuhan, namun di dalamnya penuh perpecahan. Renungkanlah: Apakah aku selama ini membawa persatuan atau perpecahan dalam kehidupan bergereja? 

Tekadku
Tuhan, tolonglah agar aku menjadi pemersatu di tengah gereja, keluarga dan lingkungan. Agar aku dapat menjadi saksi Kristus yang benar. 

Tindakanku
Aku akan berhenti melakukan hal-hal yang dapat memecah tubuh Kristus, sehingga kami dapat menjadi saksi Kristus yang efektif. Sebab kami hidup dalam kesatuan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»