suplemenGKI.com

Minggu, 12 Juni 2016

11/06/2016

MENGHIDUPI IMAN UNTUK MEMULIAKAN TUHAN

Lukas 8:1-3

 

Pengantar
Seorang yang sudah bebas dari penjara, pasti akan bersukacita. Ia bersukacita karena kesalahannya telah diampuni. Kini ia bersiap kembali untuk menjalani kehidupan bersama dengan orang-orang yang dikasihinya. Tetapi, apakah dengan kembalinya ia ke rumah akan membuatnya menjadi seorang yang sungguh-sungguh menghidupi kebebasannya? Atau justru  mengulang kesalahan yang sama? Seorang yang sudah dibebaskan dan diampuni seharusnya menghidupi kebebasan yang diterimanya dengan cara menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan kesaksian hidup yang baik kepada orang lain.

Pemahaman

  • Ayat 2-3a       : Siapa sajakah perempuan yang melayani rombongan Yesus dan murid-muridNya?
  • Mengapa perempuan-perempuan itu mau melayani rombongan Yesus?

Lukas 8:1-3 menceritakan tentang perempuan-perempuan yang melayani rombongan Yesus dan murid-muridNya. Perempuan itu adalah: (1.) Maria yang berasal dari kampung Magdala, yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, (2.) Yohana isteri Khuza bendahara Herodes. Khuza, suami dari Yohana adalah seorang pejabat yang mengawasi dan memelihara kebutuhan dan kepentingan keuangan seorang raja. Selain itu ia juga memiliki pendapatan sambilan. Maka Yohana yang melayani rombongan Yesus ini bukanlah orang sederhana. Dia seorang kaya yang mau melakukan pekerjaan di balik layar untuk rombongan Yesus, (3.) Susana dan perempuan lain.

Jika kita perhatikan latar belakang wanita-wanita itu, mereka terdiri dari kalangan yang berbeda-beda. Ada yang memiliki masa lalu yang suram, bahkan ada yang menjadi istri pejabat. Sekalipun di antara perempuan-perempuan itu berasal dari kalangan atas tapi mau mengambil bagian dalam pelayanan sekalipun di balik layar. Perempuan-perempuan itu mau melayani karena mereka mengasihi Tuhan. Mereka juga bersyukur atas kasih dan pengampunan yang Tuhan berikan. Anugerah keselamatan yang mereka terima telah memulihkan hidup mereka sehingga mereka menyediakan diri untuk melayani dengan hati. Mereka menghidupi iman dengan memuliakan Tuhan.

Refleksi
Berdiam dirilah sejenak. Nyatakan rasa syukur atas anugerah Tuhan melalui sebuah kalimat yang dapat Saudara tuliskan. Renungkanlah: Kristus menerima, merangkul, dan memeluk kita apa adanya. KasihNya yang tanpa syarat telah kita terima. Apa yang seharusnya kita perbuat sebagai respon anugerah yang telah kita terima? Sudahkan kita menghidupi iman itu dengan memuliakan Tuhan dan melayaniNya? Jadilah umat Allah yang menghidupi iman dengan melakukan yang baik dan yang berkenan kepada Allah melalui sikap hidup sehari-hari.

Tekad
Tuhan, aku bersyukur untuk anugerahMu dalam hidupku. Terimakasih Engkau telah membuatku mengenal betapa dalamNya kasih-Mu. Ampuni aku jika selama ini hanya menjadi penikmat kasih-Mu, tanpa menghidupi imanku yang sesungguhnya. Ajarku untuk memuliakan-Mu dengan apa yang bisa kuberikan kepada-Mu.

Tindakan
Aku mau menghidupi imanku untuk memuliakan Tuhan dengan cara melayani Tuhan dalam bidang________________ ( sebutkan sesuai dengan pelayanan yang Saudara rindukan ).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«