suplemenGKI.com

JANGAN TAKUT, IA HIDUP!

Matius 28:1-10

 

Pengantar
Minggu ini seluruh umat percaya memperingati kebangkitan Yesus Kristus. Kebangkitan Yesus adalah kemenangan-Nya atas maut memberi kehidupan baru bagi barangsiapa yang percaya kepada-Nya. Inilah sukacita bagi kita, karena karya penyelamatan itu sungguh terjadi dan kita rasakan hingga saat ini. Saudara, bacaan hari ini mengajak kita untuk melihat dan merenungkan bagaimana kebangkitan-Nya memberikan keyakinan dan hidup yang baru pada Maria Magdalena dan Maria yang lain.

Pemahaman

  • Ayat 2-7         : Peristiwa apa sajakah yang terjadi ketika mereka pergi menengok kubur Yesus?
  • Ayat 8-10       : Bagaimanakah kondisi mereka ketika mendengar dan menyaksikan sendiri berita tentang kebangkitan Yesus? Apa yang mereka lakukan setelah berjumpa dengan Yesus?

Maria Magdalena dan Maria yang lain pergi menengok kubur Yesus menjelang menyingsingnya fajar (ayat 1). Kubur Yesus saat itu sesungguhnya sedang dimeterai dan dijaga oleh penjaga-penjaga. Hal ini terjadi karena upaya imam-imam kepala dan orang-orang Farisi untuk mencegah kebangkitan Yesus. Dalam kondisi kubur yang dijaga ketat, Maria Magdalena dan Maria yang lain memberanikan diri untuk menengoknya. Ketika mereka hendak menengok kubur Yesus, mereka mengalami peristiwa yang amat mengejutkan. Pertama adalah berupa kejutan alam, yaitu gempa bumi yang hebat yang menandakan akan hadirnya seorang malaikat Tuhan turun dari langit untuk menggulingkan batu penutup kuburan Yesus yang saat itu sedang dijaga oleh para penjaga (ayat 2). Kedua, mereka berjumpa dengan malaikat Tuhan (ayat 2-3). Para penjaga merasakan ketakutan yang luar biasa, tetapi tidak demikian halnya dengan Maria Magdalena dan Maria yang lain. Semula mereka takut dan khawatir akan kehilangan Guru yang menjadi teladan, tetapi menjadi bersukacita karena malaikat itu mengatakan bahwa Yesus telah bangkit. Ketika kondisi ‘takut’ itu telah pulih, maka malaikat Tuhan meminta mereka untuk segera pergi dan menyampaikan pada para murid (ayat 8).

Namun ketika di tengah perjalanan pulang, mereka mendapatkan kejutan dari sosok yang selama ini diteladani, yaitu Yesus. Respon mereka yang mendekat, memeluk kaki-Nya, dan menyembah-Nya, merupakan tindakan aktif yang dilakukan sebagai wujud percaya mereka bahwa Yesus itu ada dan nyata (ayat 9). Para perempuan itu mendapatkan kesempatan untuk memeluk kaki Yesus sebagai bukti mereka untuk merendahkan diri di hadapan Sang Guru dan menghormati-Nya. Yesus yang berjumpa dengan mereka, memberikan pesan dengan tegas agar para perempuan itu menyampaikan berita kebangkitan Yesus pada murid yang lain dan menjumpai Yesus di Galilea. Kebangkitan Yesus telah melenyapkan ketakutan dan mendatangkan kehidupan.

Refleksi
Ketakutan apakah yang saat ini sedang saudara alami? Sebesar apapun persoalan yang sedang dialami, jangan berikan kesempatan pada “ketakutan” itu semakin merongrong ruang hati kita. Isilah dengan pengharapan dan keyakinan yang kuat bahwa Yesus hidup dan memberikan keberanian bagi kita untuk menatap hari esok.

Tekadku
Tuhan, ampuni bila selama ini aku lebih banyak memilih berdiam diri dalam ketakutanku. Ajarku untuk tegak berdiri dan mempercayakan hidupku hanya kepada-Mu.

Tindakanku
Hari ini aku akan belajar untuk menguatkan dan memberikan dukungan pada salah seorang rekanku yang sedang menghadapi persoalan, agar ia turut merasakan bahwa Tuhan itu hidup dan memberikan pengharapan dalam hidupnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«