suplemenGKI.com

Yohanes 3:14-21

 

“Diselamatkan Untuk Hidup Dalam Hidup Yang Baru”

Pengantar:
            Hidup beragama bukanlah jaminan bagi seseorang untuk dapat memperoleh keselamatan, melakukan kewajiban keagamaan juga bukan menjamin seseorang untuk dapat mengalami hidup baru yang sesungguhnya. Itulah yang dirasakan oleh seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang ahli agama dan pemimpin agama Yahudi. Rupanya keraguan akan keselamatan yang dirasakannya sangat mengganggu kehidupannya. Hal itu kemudian mendorong dia untuk datang kepada Yesus guna mendapatkan pemahaman yang jelas tentang kerajaan Allah. Mari kita perhatikan diskusi antara Yesus dan Nikodemus.

Pemahaman:

1)      Apa yang melatarbelakangi Nikodemus sehingga dia datang kepada Yesus! (v. 2-3)

2)      Apa yang ditekankan oleh Yesus untuk memperoleh keselamatan? (v. 3-6, 16)

3)      Apa yang menjadi tanda orang yang telah hidup di dalam terang Kristus? (v. 19-21)

Dalam perjumpaan Nikodemus dengan Yesus terjadi diskusi di antara mereka. Ada perbedaan pemahaman tentang kerajaan Allah antara Yesus dan Nikodemus. Bagi Yesus, kerajaan Allah dapat dialami, dinampakkan dan dapat saksikan oleh seseorang yang telah lahir baru, artinya seseorang  yang telah lahir baru adalah orang yang telah diubahkan pemahaman, pola berpikir, gaya bertindak dan kelakuan hidupnya dari melulu berorientasi pada hal-hal lahiriah atau duniawi menjadi berorientasi pada hal-hal rohani atau hal-hal yang berkenan kepada Allah. Hal itu terjadi karena ia telah percaya kepada Tuhan Yesus atau bertobat (Band. 2Kor 5:17) Sedangkan Nikodemus, melihat kerajaan Allah dari kacamata lahiriah, bahwa lahir baru itu sesuatu yang mustahil, artinya perubahan hidup melalui pertobatan itu sesuatu yang mustahil. Berangkat dari pemahaman Nikodemus yang demikian, maka Yesus kemudian menjelaskan bahwa hanya ada satu jalan bagi seseorang untuk dapat mengalami kelahiran baru untuk memperoleh kerajaan Allah, yaitu melalui kasih Allah yang melampaui segala kelemahan, keterbatasan, keberdosaan manusia (Lih. V. 16) Kasih Allah yang besar itu diwujudkan melalui Tuhan Yesus Kristus yang datang ke dunia untuk berkorban demi menyelamatkan manusia dari dosa, sehingga memungkinkan manusia untuk mendapatkan kerajaan surga atau keselamatan. Bagian manusia adalah mempercayai, menerima dan menjadikan Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan juruselamatnya secara pribadi. Itulah jalan satu-satunya untuk memperoleh keselamatan kekal. Hal penting lainnya dalam diskusi antara Yesus dan Nikodemus adalah, setiap orang yang telah diselamatkan harus hidup dalam terang, dan segala sesuatu yang dilakukannya harus dilakukan dalam terang Tuhan, artinya hidup memperkenankan Tuhan dan tidak lagi kembali pada hidup yang lama.

Refleksi:
Renungkanlah, ketika kita mengakui bahwa kita sudah hidup dalam keselamatan Kristus, maka konsekuensinya setiap aspek hidup kita harus hidup dalam terang Kristus/hidup baru.

Tekad:
Tuhan, terimakasih untuk perkenanan-Mu sehingga saya telah mengalami hidup baru.

Tindakkan:
Berjuang terus untuk menunjukkan ciri-ciri hidup sebagai hidup yang sudah lahir baru.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«