suplemenGKI.com

Matius 11:2-11.

 

Saling Peduli Di Tengah-Tengah Penderitaan.

 

Pengantar:

Tidak mudah bagi seseorang, jika sedang dalam penderitaan dan kesulitan kemudian mau memperhatikan atau mempedulikan orang lain. Ia akan berpikir dan berusaha untuk mengurus persoalannya sendiri dan tidak mau tahu tentang orang lain. Suatu ketika dalam sebuah perjalanan panjang dari Jakarta menuju Jogjakarta memakai kereta api dengan kereta api yang begitu sesak oleh penumpang, saya dan seorang sahabat tiba-tiba sulit untuk saling peduli apalagi saling membantu, karena situasi yang tidak memungkinkan untuk hal itu. Bahkan untuk saling bertanya tentang keadaan masing-masing saja tidak memungkinkan, karena kami berada di gerbong yang berbeda dan kesulitan untuk saling memperhatikan. Berbeda dengan dua sosok dalam bacaan hari ini, yang saling peduli satu sama lain.

Pemahaman:

  1. Apakah yang hendak ditunjukkan oleh penulis dalam Matius 11:2-3?
  2. Apakah tujuan dari respons Yesus di ayat 4-6?
  3. Apakah maksud Yesus membeicarakan tentang Yohanes kepada orang banyak? (v. 7-11)

Ketika Yohanes berada dalam penjara karena ia menegur Herodes yang mengambil Herodias istri Filipus saudaranya (Mat 14:3-4) Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus. Kemudian Yohanes mengutus murid-muridnya untuk bertanya kepada Yesus. Tujuannya adalah, Pertama: untuk memastikan apakah Yesus adalah Mesias yang dinantikan kedatangannya untuk menyelamatkan bangsa Israel. Ke dua: Yohanes rupanya sangat mengharapkan bahwa kedatangan Mesias adalah untuk menegakkan keadilan Allah, Mesias datang untuk membawa pembebasan, sekaligus memisahkan umat yang setia dan menghukum yang tidak setia (Mat 3:7)

Pengharapan Yohanes rupanya terpenuhi ketika Yesus menjawab pertanyaannya melalui murid-muridnya. Yesus katakan bahwa semua pekerjaan-Nya (v. 4-6) adalah menunjukkan siapa diri-Nya walaupun Yesus tidak secara tegas mengatakan bahwa diri-Nya adalah Mesias yang dinantikan, namun itu sudah cukup untuk meyakinkan Yohanes bahwa memang Yesus adalah Mesias yang dinantikan. Itulah sesungguhnya yang diharapkan oleh Yohanes Pembaptis.

Yesus kemudian menjelaskan tentang siapa Yohanes Pembaptis yang dikatakan-Nya sebagai lebih dari seorang nabi, karena Yohanes Pembaptis adalah yang dipakai Allah untuk bertindak sebagai pembuka jalan bagi Mesias, dalam arti Yohanes Pembaptislah yang mempersiapkan dunia untuk menyambut kedatangan Mesias. Sebuah penghargaan yang disampaikan kepada Yohanes Pembaptis sebagai wujud Yesus mengasihi Yohanes.

Refleksi:
Coba merenung sejenak, sudahkah kita saling peduli satu dengan yang lain dalam kasih?

Tekad:
Tuhan Yesus, Engkau datang ke dunia demi mempedulikan saya yang berdosa, saya bersyukur untuk kepeduliaan-Mu ya Tuhan.

Tindakkan:
Mulai belajar saling memperhatikan, mempedulikan meneladani Yohanes dan Yesus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*