suplemenGKI.com

DOAKAN & NYATAKAN KUASA KEHADIRAN TUHAN

Matius 18:18-20

 

Pengantar
Pernahkah Anda hampir putus asa dalam menegur dan membimbing saudara seiman atau pun keluarga yang sedang menikmati dosa? Menggembalakan mereka yang berkeras hati dalam dosa tidaklah mudah. Namun kita perlu sabar dan melakukan pendekatan dengan tepat. Penggembalaan khusus yang dilakukan bagi mereka yang belum mau bertobat adalah upaya untuk terus membimbing dan memberikan kesempatan bagi mereka yang berdosa untuk bertobat dan kembali ke jalan yang benar. Namun kita bisa putus asa bila hanya mengandalkan kekuatan sendiri. Oleh karenanya perlu mengandalkan kekuatan TUHAN. Bagaimana caranya? Marilah kita merenungkannya?

Pemahaman

  • Ayat 18: Apakah hubungan kalimat dalam ayat ini dengan penanganan saudara yang berdosa?
  • Ayat 19-20: Seberapa pentingkah peran doa dalam upaya untuk membawa orang berdosa kembali ke jalan kebenaran?

Janganlah putus asa  melakukan tugas penggembalaan khusus untuk membimbing saudara seiman atau keluarga yang berkeras hati bertahan dalam dosa sebab kuasa TUHAN hadir menolong kita. Kita diberi kuasa (kemampuan) untuk terus membimbing.  Mari andalkan kuasa TUHAN. Keputusan-keputusan yang kita ambil untuk menggembalakan mereka yang berdosa perlu terus kita doakan. Bahkan jemaat tidak boleh berhenti berdoa. Ungkapan dua atau tiga orang berkumpul mengacu pada tindakan doa yang dilakukan lebih dari satu orang dalam rangka membawa orang berdosa ke jalan yang benar. TUHAN mengindahkan doa yang seperti ini.  TUHAN ada di tengah-tengah mereka. Hal ini mengingatkan kita akan kehadiran TUHAN yang terus menyertai umat-Nya. TUHAN hadir dalam persekutuan jemaat untuk menyatakan kuasa-Nya.

Dalam sejarah gereja kita mendapatkan contoh ketekunan Ibu Monika yang tak pernah lelah mendoakan puteranya (Augustinus) yang tak kunjung bertobat. Namun kuasa TUHAN terus bekerja hingga tepat pada waktunya Augustinus bertobat dan kemudian malah menjadi pemimpin gereja. Jadi bila ada anggota keluarga atau saudara seiman yang berkeras hati, tak kunjung mau bertobat, janganlah ditinggalkan, tapi terus doakanlah. Lakukanlah apa yang bisa kita lakukan. Dan kita selalu bisa berdoa.  Dan biarlah TUHAN bekerja menurut cara-Nya.

Refleksi
Dalam keheningan, maukah Anda mendoakan mereka yang saat ini masih berkeras hati dan  tak mau bertobat? 

Tekadku
Ya TUHAN, berikanlah aku kesabaran dan ketekunan untuk selalu mendoakan mereka yang kami rindukan bertobat dari dosa. 

Tindakanku
Aku akan mengajak orang lain untuk membentuk kelompok doa yang mendoakan saudara-saudara seiman atau keluarga yang  perlu diselamatkan dari dosa.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*